Solusi Bau Kandang Ayam: Peternak Manfaatkan Biogas dan Maggot untuk Kelola Limbah
Inilah cara peternak ayam di Kabupaten Boyolali untuk kelola kotoran ayam. Mulai dari jadi biogas hingga diurai pakai maggot
Penulis:
Muhammad Renald Shiftanto
Editor:
Endra Kurniawan
Ia menuturkan, meski tekanannya kurang kuat, biogas tersebut masih bisa digunakan untuk kebutuhan ringan seperti mematangkan air untuk membuat kopi atau sekadar menggoreng telur.
Gunakan Maggot untuk Urai Kotoran Ayam
Kotoran ayam di lantai dua di peternakan Sri Handayani dibersihkan sekali sesudah panen.
Sementara di lantai bawah yang dibersihkan tiap hari, ternyata tak semuanya bisa ditampung di digester biogas.
Akhirnya, bau kotoran sempat mengganggu warga sekitar karena adanya keteledoran dari "anak kandang" atau staf penjaga kandang miliknya.
"Sebenarnya nggak sering ada protes dari warga soal kotoran. Tapi saya nggak enak sama tetangga sekitar karena bau," lanjut Sri.
Memutar otak, akhirnya ia menemukan cara untuk mengurai kotoran ayam tersebut, ya, menggunakan maggot.
Maggot adalah larva dari lalat Black Soldier Fly (BSF) yang berwarna putih keabu-abuan, berfungsi sebagai pengurai sampah organik.
Namun, saat ini jumlah maggot masih belum sebanding dengan volume kotoran yang dihasilkan.
Hasilnya, bau kandang masih cukup menyengat.
"Kalau populasi maggotnya cukup, bau kandang bisa sangat berkurang," ujarnya.
Baca juga: Mengatasi Permasalahan Sampah Melalui Metode Budidaya Maggot
Untuk mengatasi itu, ia kerap membeli maggot dari warga yang membudidayakannnya, Sri Prihatin.
Kandang maggot Prihatin berada tepat di samping kandang ayam milik Sri.
Baby Maggot atau maggot yang belum cukup besar dibeli dari Prihatin untuk membantu mengurai kotoran ayam.
"Saya juga beli dari kandang sebelah untuk kotoran ayam," lanjutnya.
Terpisah, Prihatin juga mengatakan kalau Sri kerap membeli baby maggot dari tempatnya.
"Itu yang menebar maggot di tempat pembuangan kotoran ayam juga suami saya," ujar Prihatin ditemui di sela-sela kesibukannya.
Setelah siap panen, maggot-maggot pengurai kotoran tersebut digunakan untuk pakan ayam di peternakan Sri Handayani.
(Tribunnews.com, Muhammad Renald Shiftanto)
Baca tanpa iklan