Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Tajamkan Wawasanmu,
Suarakan
Opinimu
KLIK DI SINI
Tribun
LIVE ●

Kisah Mereka yang Selamat dari Longsor Cisarua Bandung Barat

Longsor Cisarua telan puluhan rumah, 9 tewas, 80 hilang. Kisah Tanu, Hadiansyah, dan balita Arsa selamat.

Tayang:
Tribun X Baca tanpa iklan
Editor: Glery Lazuardi
zoom-in Kisah Mereka yang Selamat dari Longsor Cisarua Bandung Barat
Tribun Jabar/Adi Ramadhan Pratama
LONGSOR BESAR - Longsoran tanah di Kampung Pasir Kuning hingga Kampung Pasir Kuda, Desa Pasirlangu, Kecamatan Cisarua, Kabupaten Bandung Barat, Sabtu (24/1/2026). Tribun Jabar / Adi Ramadhan Pratama. (Tribun Jabar/Adi Ramadhan Pratama) 

Puluhan rumah di Kampung Babakan tertimbun lumpur dan batu, meninggalkan duka mendalam sekaligus kisah keajaiban.

Di tengah gelap malam, listrik padam, dan suara gemuruh tanah, tim gabungan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) menemukan Arsa, balita berusia dua tahun, selamat di atas genting rumah yang sudah rata dengan tanah.

 Tubuh kecilnya lemas dan sempat muntah, namun segera dibawa ke posko pengungsian lalu ke Puskesmas Pasirlangu untuk mendapatkan perawatan medis.

“Enggak tahu bagaimana bisa selamat. Itu keajaiban Allah,” ujar Yayah, bibi Arsa, sambil menggendongnya di posko pengungsian.

Namun, di balik keajaiban itu, duka masih menyelimuti keluarga. Hingga kini, ibu Arsa bernama Epon, ayahnya Komarudin, serta kakaknya Febri belum ditemukan. Rumah mereka tertimbun longsoran tanah.

Kisah pilu juga dialami Nur (42), warga lain yang selamat. Ia menceritakan bagaimana hujan deras dan angin kencang membuat kampungnya gelap gulita sejak Jumat sore.

Sekitar pukul 01.30 WIB, ia merasakan getaran seperti gempa diikuti suara gemuruh.

Rekomendasi Untuk Anda

 “Ternyata tanah sudah longsor. Saya langsung keluar karena ada suara teriak minta tolong,” katanya.

Nur kini kehilangan rumah dan harta benda, hanya tersisa pakaian yang melekat di tubuhnya. Meski demikian, ia bersyukur suami dan anaknya selamat. “Saya mah sudah ikhlas, mudah-mudahan mamah saya ketemu,” ujarnya.

Di lokasi pengungsian, kepedulian antarwarga tumbuh tanpa diminta. Mereka saling berbagi makanan seadanya, selimut, dan pakaian bersih.

Baca juga: Evakuasi Korban Longsor Cisarua, Cuaca dan Kondisi Longsoran Masih Berupa Lumpur Jadi Kendala

Proses Pencarian Hari Kedua

Proses pencarian korban longsor dahsyat di Desa Pasirlangu, Kecamatan Cisarua, Kabupaten Bandung Barat, memasuki hari kedua, Minggu (25/1/2026).

Kepala Kantor SAR Bandung, Ade Dian Permana, menyebut hingga kini sudah ada 12 kantong jenazah yang diserahkan ke Tim DVI Polri. 

Dari jumlah tersebut, 6 jenazah telah teridentifikasi dan diserahkan kepada keluarga korban.

Dalam pencarian pagi ini, tim SAR gabungan kembali menemukan dua jenazah, terdiri dari seorang dewasa dan seorang anak-anak. Keduanya langsung dimasukkan ke kantong jenazah dan dibawa menggunakan ambulans.

Ade menegaskan, data korban longsor masih dinamis. Hingga Senin pagi, tercatat 9 orang meninggal dunia, 23 orang selamat, dan sekitar 80 warga masih hilang.

Sumber: Tribun Jabar
Halaman 3/4
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di

Kirim Komentar

Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.

Berita Populer
Berita Terkini
Atas