Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Tajamkan Wawasanmu,
Suarakan
Opinimu
KLIK DI SINI
Tribun
LIVE ●

Oknum Pelatih Kickboxing Jatim Diduga Lecehkan Atlet, Ini Modusnya

Oknum pelatih kickboxing di Jatim ditangkap usai diduga lecehkan atlet binaannya selama latihan dan persiapan turnamen nasional hingga internasional

Tayang:
Diperbarui:
Baca & Ambil Poin
Editor: Eko Sutriyanto
zoom-in Oknum Pelatih Kickboxing Jatim Diduga Lecehkan Atlet, Ini Modusnya
Freepik
PELECEHAN SEKSUAL – Aparat Direktorat Perlindungan Perempuan dan Anak serta Pemberantasan Perdagangan Orang (PPA-PPO) Polda Jawa Timur mengamankan seorang oknum pelatih kickboxing berinisial WPC (44). Ia diduga melakukan pelecehan seksual terhadap atlet perempuan yang berada di bawah bimbingannya selama proses latihan. 

Ringkasan Berita:
  • Polda Jatim menangkap oknum pelatih kickboxing berinisial WPC (44) yang diduga melakukan pelecehan seksual terhadap atlet binaannya, VA (24) 
  • Perbuatan itu disebut terjadi selama proses latihan dan persiapan turnamen nasional hingga internasional pada 2023–2024 di beberapa daerah 
  • Polisi masih mengembangkan kasus untuk mengungkap kemungkinan korban lain, sementara korban mendapat pendampingan psikologis

 

TRIBUNNEWS.COM, SURABAYA – Aparat Direktorat Perlindungan Perempuan dan Anak serta Pemberantasan Perdagangan Orang (PPA-PPO) Polda Jawa Timur mengamankan seorang oknum pelatih kickboxing berinisial WPC (44).

Ia diduga melakukan pelecehan seksual terhadap atlet perempuan yang berada di bawah bimbingannya selama proses latihan.

Kasus ini mencuat setelah korban berinisial VA (24), atlet kickboxing tingkat nasional yang kerap mengikuti turnamen internasional, melaporkan dugaan pelecehan tersebut ke Polda Jatim.

Berdasarkan hasil penyelidikan awal, tindakan tidak senonoh itu diduga berlangsung dalam rentang waktu 2023 hingga 2024.

Saat itu korban tengah menjalani berbagai program latihan dan persiapan turnamen yang digelar di beberapa daerah, antara lain Kabupaten Jombang, Kabupaten Ngawi, serta Provinsi Bali.

Rekomendasi Untuk Anda

Kasubdit II Ditres PPA-PPO Polda Jatim Kompol Ruth Yeni menjelaskan bahwa pelaku merupakan pelatih yang bertugas membina atlet kickboxing.

Baca juga: Laga Pemanasan Floyd Mayweather sebelum Duel Lawan Manny Pacquiao, Money Tantang Legenda Kickboxing

Kedekatan relasi antara pelatih dan atlet diduga dimanfaatkan pelaku untuk melakukan tindakan yang tidak pantas.

Menurut Ruth, modus yang digunakan pelaku adalah dengan menyentuh tubuh korban saat sesi latihan, dengan alasan memperagakan teknik menghadapi lawan di arena pertandingan.

“Beberapa bagian tubuh korban disentuh secara tidak pantas dengan alasan memperagakan teknik bergulat atau teknik menghadapi lawan. Misalnya seperti pelukan dan tindakan lain yang tidak semestinya dilakukan,” ujar Ruth saat konferensi pers di Gedung Humas Mapolda Jatim, Senin (9/3/2026).

Korban Sempat Menunda Laporan Demi Fokus Bertanding

Ruth mengungkapkan korban sebenarnya sudah cukup lama merasa tidak nyaman dengan perlakuan pelatihnya tersebut.

Namun korban memilih menunda pelaporan karena ingin tetap fokus menjalani berbagai pertandingan yang sedang diikutinya.

Sebagai atlet yang sedang aktif berkompetisi di tingkat nasional dan internasional, korban khawatir laporan tersebut justru akan mengganggu persiapannya menghadapi turnamen.

Sebelum akhirnya melapor ke kepolisian, korban terlebih dahulu menyampaikan pengaduan secara internal kepada pengurus asosiasi kickboxing.

Sesuai Minatmu
Sumber: Tribun Jatim
Halaman 1/3
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di

Kirim Komentar

Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.

Berita Populer
Berita Terkini
Atas