Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Satu Aplikasi Jutaan
Cerita
Indonesia
DOWNLOAD NOW!
Tribun
LIVE ●

Jam Buka Malam Jadi Tren, Belanja Kini Lebih Fleksibel bagi Konsumen Modern

Survei di AS menunjukkan banyak konsumen ingin toko kebutuhan pokok buka 24 jam, karena jam buka tradisional sering tidak sesuai dengan jadwal

Tribun X Baca tanpa iklan
Penulis: Eko Sutriyanto
Editor: Erik S
zoom-in Jam Buka Malam Jadi Tren, Belanja Kini Lebih Fleksibel bagi Konsumen Modern
HO/IST/Istimewa/HO
OPERASIONAL SAMPAI MALAM - Fleksibilitas waktu belanja menjadi kebutuhan penting bagi konsumen modern.  Survei di Amerika Serikat menunjukkan banyak konsumen ingin toko kebutuhan pokok buka 24 jam, karena jam buka tradisional sering tidak sesuai dengan jadwal kerja mereka  

Ringkasan Berita:
  • Fleksibilitas waktu belanja kini menjadi kebutuhan konsumen modern, dengan banyak orang menginginkan toko buka lebih malam bahkan 24 jam agar sesuai jadwal kerja 
  • Survei dan penelitian menunjukkan belanja malam tidak sepenuhnya sepi, terutama bagi pekerja shift dan keluarga sibuk
  • Tren ini mendorong ritel, termasuk Toko Terobosan Baru di Yogyakarta, memperpanjang jam buka hingga malam untuk kenyamanan konsumen dan efisiensi layanan

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA — Fleksibilitas waktu belanja menjadi kebutuhan penting bagi konsumen modern. 

Survei di Amerika Serikat menunjukkan banyak konsumen ingin toko kebutuhan pokok buka 24 jam, karena jam buka tradisional sering tidak sesuai dengan jadwal kerja mereka. 

Lebih dari separuh responden menilai layanan buka sepanjang hari memudahkan mereka memenuhi kebutuhan tanpa harus cuti dari pekerjaan.

Permintaan jam operasional panjang tidak hanya berlaku bagi supermarket besar.

Konsumen dengan jadwal padat, termasuk pekerja shift dan keluarga sibuk, mengharapkan toko tetap buka lebih lama, bahkan 24/7, agar layanan tetap tersedia saat dibutuhkan.

Penelitian perilaku belanja menunjukkan sejumlah pembeli tetap aktif membeli kebutuhan di malam hari.

Rekomendasi Untuk Anda

Meski tidak sebesar jam puncak, pola ini menegaskan bahwa belanja malam tidak sepenuhnya sepi, terutama bagi konsumen yang tidak bisa berbelanja di siang hari.

Penyesuaian Operasional Sesuai Pola Konsumen

Di beberapa periode tertentu, seperti Ramadan 2026 atau menjelang Lebaran, toko yang memperpanjang jam buka hingga malam terbukti mampu menangkap lonjakan permintaan.

Penyesuaian ini dianggap efektif untuk menyesuaikan layanan dengan kebiasaan belanja masyarakat yang berubah sepanjang hari.

Di Yogyakarta, jaringan ritel lokal Toko Terobosan Baru menerapkan jam operasional panjang di tiga gerainya yakni Condong Catur, Palagan, dan Bawen yakni buka 07.00–21.00, termasuk hari Minggu dan libur nasional, dengan total layanan hampir sepanjang tahun.

Store Manager Toko Terobosan Baru,  Suparmin mengatakan, keberadaan gerai ini bukan hanya soal produk tetapi juga kenyamanan akses dan kepastian layanan.

"Waktu belanja panjang menyesuaikan dengan ritme aktivitas masyarakat saat ini,” katanya.

Selain memberi kemudahan belanja, jam operasional panjang ini juga membuka peluang penyerapan tenaga kerja dan kerja sama dengan pelaku usaha lokal.

Baca juga: Transaksi Meningkat di Ramadan, Perbankan Perkuat Layanan Nasabah Ritel

Perusahaan bahkan menawarkan opsi konsinyasi maupun investasi bagi mitra usaha yang ingin berkembang.

Sumber: Tribunnews.com
Halaman 1/2
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di

Kirim Komentar

Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.

Berita Populer
Berita Terkini
Atas