Sosok Debt Collector yang Prank Damkar Semarang, Ngaku di Surabaya tapi Terdeteksi di Sleman
Debt collector prank Damkar Kota Semarang dengan membuat laporan kebakaran palsu di warung nasi goreng.
Penulis:
Nanda Lusiana Saputri
Editor:
Yurika NendriNovianingsih
Ringkasan Berita:
- Debt collector prank Damkar Kota Semarang dengan membuat laporan kebakaran palsu.
- Usai aksinya ketahuan, ia sempat meminta maaf kepada pihak Damkar Kota Semarang.
- Namun, ia mengaku tak bisa datang ke kantor karena tengah berada di Surabaya.
- Setelah dilakukan penelusuran, debt collector tersebut terdeteksi di Sleman.
TRIBUNNEWS.COM - Keberadaan debt collector atau penagih utang merupakan bagian yang tidak terpisahkan dari sistem keuangan modern di Indonesia.
Namun, dalam praktiknya, tidak sedikit oknum debt collector yang bertindak di luar batas, sehingga menimbulkan keresahan di tengah masyarakat.
Seiring dengan kemajuan teknolog digital, muncul berbagai modus penipuan berupa orderan fiktif yang dilakukan debt collector.
Seperti yang baru-baru ini terjadi di Semarang, Jawa Tengah.
Seorang diduga debt collector pinjaman online (pinjol) melakukan laporan fiktif berupa kebakaran kepada Dinas Pemadam Kebakaran (Damkar) Kota Semarang.
Dua unit armada bahkan sudah dikerahkan ke tempat yang dilaporkan, sebelum diketahui tidak ada kebakaran di lokasi tersebut, Kamis (23/4/2026).
Lokasi yang dilaporkan mengalami kebakaran yakni sebuah warung nasi goreng di wilayah Ngemplak Simongan, Kecamatan Semarang Barat, Kota Semarang.
Sosok yang melakukan prank kepada terhadap Damkar Kota Semarang itu berinisial F.
Ia sempat mengaku tengah berada di Surabaya.
Namun, dari hasil penelusuran menunjukkan, lokasi terakhir nomor pelapor berada di wilayah Kabupaten Sleman, Yogyakarta.
Perkara ini telah dilaporkan Damkar Kota Semarang ke Polrestabes Semarang.
Baca juga: Pengakuan Debt Collector Pinjol setelah Prank Damkar Semarang, Terancam Pasal Berlapis
F sempat berkominukasi dengan petugas Damkar Kota Semarang sebelum akhirnya menghapus percakapan dan menghilang.
Dalam tangkapan layar percakapan, F awalnya melaporkan adanya kebakaran di warung nasi goreng wilayah Ngemplak Simongan, Kecamatan Semarang Barat.
“Selamat sore pak mohon bantuannya saya ngadi (Adi) minta bantuan pak, tempat usaha saya terbakar pak Alamat Jl. Wr. Supratman Ngemplak Simongan, Kec. Semarang Barat, Kota Semarang, Jawa Tengah, Tolong saya pak,” tulis F, dikutip TribunJateng.com Jumat, (24/4/2026).
Pihak Damkar lantas melakukan penagihan, namun tak direspons dan dibalas melalui pesan singkat.
Baca tanpa iklan