Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Tajamkan Wawasanmu,
Suarakan
Opinimu
KLIK DI SINI
Tribun
LIVE ●
Update Jadwal & Skor
Grup B - Matchday 1
Minggu, 14 Juni 2026 | 02:00 WIB
Qatar
Qatar
1 - 1
Switzerland
Swiss
Grup C - Matchday 1
Minggu, 14 Juni 2026 | 05:00 WIB
Brazil
Brasil
1 - 1
Morocco
Maroko
Grup C - Matchday 1
Minggu, 14 Juni 2026 | 08:00 WIB
Haiti
Haiti
0 - 1
Scotland
Skotlandia
Grup D - Matchday 1
Minggu, 14 Juni 2026 | 11:00 WIB
Australia
Australia
2 - 0
Turkiye
Turki
Lihat Selengkapnya
Semua Jadwal Laga

Debat Panas Aktivis 98 Budiman Sudjatmiko dan Mahasiswa Semarang, Berujung Walkout

Debat panas Budiman Sudjatmiko dan mahasiswa di Semarang warnai forum Indonesia Emas, berujung walkout peserta.

Tayang:
Baca & Ambil Poin
Editor: Glery Lazuardi
Memuat video…

Sebelum terjun ke politik formal, Budiman dikenal sebagai aktivis reformasi yang mendirikan Partai Rakyat Demokratik (PRD) pada 1996. Aktivitasnya di gerakan mahasiswa membuatnya menjadi salah satu tokoh yang menentang rezim Orde Baru.

Akibat keterlibatannya dalam aktivitas politik saat itu, Budiman sempat ditangkap dan divonis 13 tahun penjara terkait tuduhan peristiwa 27 Juli 1996, namun ia hanya menjalani masa hukuman sekitar 3,5 tahun sebelum mendapatkan amnesti pada masa Presiden Abdurrahman Wahid pada 1999.

Selepas bebas, ia kembali ke dunia politik dan bergabung dengan PDI Perjuangan pada 2004, serta mendirikan Relawan Perjuangan Demokrasi (Repdem) sebagai sayap partai.

Selain di legislatif, Budiman juga aktif dalam berbagai agenda kebijakan, termasuk keterlibatannya dalam pembahasan Undang-Undang Desa yang menjadi salah satu regulasi penting bagi pembangunan desa di Indonesia.

Di tingkat pendidikan, Budiman pernah menempuh studi di Universitas Gadjah Mada, meski tidak selesai karena aktivitas aktivisme. Ia kemudian melanjutkan pendidikan ke SOAS University of London dan Universitas Cambridge, Inggris.

Dalam perjalanan kariernya, Budiman juga sempat menjabat sebagai Komisaris Independen PT Perkebunan Nusantara V sebelum akhirnya mundur pada 2023, seiring keterlibatannya dalam tim kampanye Prabowo-Gibran pada Pemilu 2024.

Namun langkah politiknya menuai kontroversi ketika pada 2023 ia resmi diberhentikan dari PDI Perjuangan setelah menyatakan dukungan kepada Prabowo Subianto sebagai calon presiden.

Rekomendasi Untuk Anda

Selain dunia politik, Budiman juga dikenal aktif menulis buku berjudul Anak-Anak Revolusi yang menceritakan perjalanan hidup dan aktivitasnya sebagai aktivis era Orde Baru.

Kini, sebagai Kepala BP Taskin, Budiman menyebut berbagai program pemerintah seperti Makan Bergizi Gratis, Sekolah Rakyat, hingga Koperasi Desa Merah Putih sebagai bagian dari perubahan paradigma pembangunan nasional yang menitikberatkan pada pengentasan kemiskinan dan peningkatan kualitas sumber daya manusia.

Perjalanan panjang Budiman Sudjatmiko menjadikannya salah satu figur yang menonjol dalam dinamika politik Indonesia, dari aktivis jalanan era reformasi hingga pejabat di lingkar pemerintahan saat ini.

Artikel ini telah tayang di TribunJateng.com dengan judul Diskusi Indonesia Emas Memanas di Semarang, Budiman Sudjatmiko Kena Semprot Mahasiswa

Artikel ini telah tayang di TribunJateng.com dengan judul Pentolan Aktivis 98 Budiman Sudjatmiko Minta Mahasiswa Pahami Cita-cita Besar Prabowo Subianto

Sesuai Minatmu
Sumber: Tribun Jateng
Halaman 4/4
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di

Kirim Komentar

Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.

Berita Populer
Berita Terkini
Atas