Tribun
TribunJualbeli
Tribunnews.com
Tribun Network
About Us
Info Iklan
Contact Us
Help
Terms of Use
Privacy Policy
No Thumbnail
Desktop Version

Pakar Jelaskan Ular Sanca Bisanya Jatuhkan Diri dan Lilit Mangsa

Pakar Herpetofauna dari Universitas Brawijaya, Nia Kurniawan mengatakan, ular sanca atau piton memiliki cara sendiri menangkap mangsanya.

Pakar Jelaskan Ular Sanca Bisanya Jatuhkan Diri dan Lilit Mangsa
TRIBUN JAKARTA/GERALD
Ular sanca kembang hasil tangkapan petugas saat ditemukan berenang di Pintu Air Flushing Ancol, Pademangan, Jakarta Utara, Minggu (23/6/2019). 

TRIBUNNEWS.COM - Pakar Herpetofauna dari Universitas Brawijaya, Nia Kurniawan mengatakan, ular sanca atau piton memiliki cara sendiri menangkap mangsanya.

Karena tubuhnya yang gemuk, sanca cenderung menangkap mangsanya dari atas dengan cara menjatuhkan diri lalu melilitnya.

Nia Kurniawan mengatakan, cara itu dilakukan sanca karena kecepatan larinya lambat akibat tubuhnya yang gemuk.

“Jadi kalau misalnya di hutan itu ular piton akan di atas pohon atau di dalam gua yang tinggi. Jarang ular piton mencari mangsa di bawah dengan cara mengejar itu, sangat jarang,” katanya saat diwawancara di Kampus Universitas Brawijaya, Kota Malang, Senin (24/6/2019).

Dijelaskannya, sanca akan diam-diam naik ke atas pohon ketika mendeteksi ada mangsa. Ketika sanca sudah berada tepat di atas mengsanya, sanca akan menjatuhkan diri dan melilitnya.

“Jadi sanca akan naik ke atas dan menjatuhi mangsanya,” jelasnya.

Jika tidak seperti itu, ular sanca akan berdiam diri sampai mangsanya mendekat dan melilitnya dengan cepat. Sanca tidak akan mengejar mangsanya yang lari karena geraknya lambat.

“Khasnya ular piton dengan tubuh yang gemuk tidak bisa mengejar mangsa. Jadi ketika mangsa dalam jangkauan dekatnya baru dia melilitnya dengan cepat,” jelasnya.

Baca: Kronologi Tewasnya Jana, Pria Asal Bandung yang Dililit Ular Sanca Peliharaannya Sepanjang 3 Meter

Karena itu, Nia Kurniawan mengimbau ketika memasuki hutan supaya memakai topi. Hal itu untuk menghindari sanca yang menjatuhkan diri dari atas.

Selain itu, jika ular itu langsung mematok terlebih dahulu, patokannya akan mengenai topi dan bisa lepas. “Kalau jalan-jalan ke atas waspada lihat atas.

Pakai topi. Jadi kalau di makan duluan topinya dulu yang kena bisa lepas,” katanya.

Sebelumnya diberitakan pria bernama Jana (42) asal Kampung Citiru, Desa Padasuka, Kecamatan Kutawaringin, Kabupaten Bandung, Jawa Barat, tewas akibat dililit ular sanca peliharaannya, Jumat (21/6/2019).

Istri korban, Elah (38), menuturkan, jenazah Jana pertama kali ditemukan oleh anaknya saat hendak ke jamban. Sang anak kaget melihat Jana dalam posisi tengkurap sudah tidak bernyawa di dekat ular sanca.

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "Pakar: Ular Sanca Menjatuhkan Diri dan Melilit Mangsa"

Ikuti kami di
Add Friend
Editor: Fajar Anjungroso
Sumber: Kompas.com
  Loading comments...

Baca Juga

© 2019 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media. All Right Reserved
Atas