Pulau Kelor Kotor Setelah Pernikahan Atiqah Hasiholan, Ini Kata Ratna Sarumpaet
Pulau Kelor di kawasan cagar budaya Onrust, Kepulauan Seribu, terlihat kotor setelah digunakan pasangan Atiqah Hasiholan (31) dan Rio Dewanto (25)
Editor: Anita K Wardhani
Laporan Wartawan Wartakotalive.com, Heribertus Irwan Wahyu Kintoko
TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Pulau Kelor yang ada di kawasan cagar budaya Onrust, Kepulauan Seribu, terlihat kotor setelah digunakan pasangan Atiqah Hasiholan (31) dan Rio Dewanto (25) sebagai tempat pernikahannya, Sabtu (24/8/2013) sore hingga malam hari.
Sejumlah foto Pulau Kelor yang terlihat kotor usai dipakai Atiqah dan Rio mengucap janji sehidup-semati dan menggelar pesta perkawinannya, diunggah ke 'sosial media', sepanjang Rabu (28/8/2013).
Atiqah menegaskan, kebersihan pulau yang tidak berpenduduk itu bukan lagi tanggung-jawabnya. "Masa Atiqah dan Rio abis nikah disuruh 'nyapu'," kata Ratna Sarumpaet, ibu kandung Atiqah, saat dihubungi lewat telepon, Rabu sore.
Ratna hanya tertawa melihat dirinya, Atiqah dan Rio 'diserang' di 'Twitter' dan dunia maya lainnya. Menurut Ratna, kotornya Pulau Kelor setelah akad dan pesta pernikahan Atiqah dan Rio itu hanya 'mis-understanding' saja.
"Jka ada sampah yang berserakan didalam pulau setelah pernikahan, itu sudah tanggung-jawab Dinas Kebersihan (DKI Jakarta), bukan tanggung-jawab kami," tegas Ratna yang mengaku sudah menghubungi pihak yang bersangkutan.
Sejumlah pemilik akun 'Twitter' sempat 'cuap-cuap' dan melayangkan protesnya ke Atiqah dan Rio. Akun 'Twitter', @ma_dja dengan nama Maya, misalnya, menggunggah foto berjudul 'Ayo Rio-Atiqah Balik Lagi ke Pulau Kelor Bersihin Sampah'.
Di foto itu disertakan, wajah Atiqah dan Rio, serta gambar sampah yang berserakan di pantai Pulau Kelor. Foto tersebut membuat banyak pemilik akun lainnya ikut berkomentar. "Itu kawinannya nggak 'eco friendly bener'," kata pemilik akun. (kin)