Akses berita lokal lebih cepat dan mudah melalui aplikasi TRIBUNnews
X
Tribun Seleb
TribunJualbeli
Tribun Network
About Us
Redaksi
Info Iklan
Contact Us
Help
Terms of Use
Privacy Policy
Pedoman Media Siber
No Thumbnail
Desktop Version

Pernah Diejek Gendut dan Hitam, Cucu Adam Malik Lakukan Hal Ini Agar Tak Lagi Di-Bully

mendapatkan bully yang cukup parah saat duduk dibangku SMA, karena dirinya sangat gendut dan kulitnya hitam.

Pernah Diejek Gendut dan Hitam, Cucu Adam Malik Lakukan Hal Ini Agar Tak Lagi Di-Bully
Warta Kota/Arie Puji Waluyo
Shyalimar Malik. 

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Cucu mantan Wakil Presiden Indonesia, Adam Malik yakni Shyalimar Malik mengaku pernah mendapatkan bully waktu dirinya mengenyam pendidikan di bangku sekolahan.

Wanita yang akrab disapa Cima itu mendapat bully saat duduk dibangku Sekolah Menengah Pertama (SMP) dan Sekolah Menengah Atas (SMA), yang membuatnya trauma menjalani pendidikan di bangku perkuliahan.

Janda satu anak itu mengungkapkan, ia mendapatkan bully yang cukup parah saat duduk dibangku SMA, karena dirinya sangat gendut dan kulitnya hitam.

Baca: Cucu Adam Malik Ini Dibully Semasa Sekolah: Cuma Tamat SMA, Pernah Dilempari Botol

Setelah lulus, Cima pun langsung melakukan diet dan perawatan agar bisa mempercantik dirinya. Butuh waktu dua tahun untuk Cima merubah penampilannya hingga sekarang.

"Setelah SMA, aku berjanji sama diri aku sendiri kalau aku bisa merubah total badan aku. Akhirnya aku mulai diet dan perawatan agar tidak di-bully lagi," kata Shyalimar Malik kepada Warta Kota.

Bintang film 'Gunung Kawi' ini menjelaskan, dirinya hanya mengkonsumsi sayur-sayuran dan buah-buahan selama dua tahun kala itu.

"Memang berat awalnya untuk mulai. Tapi aku udah niat untuk berubah, jadi aku jalanin dua tahun itu," ucapnya.

"Terus aku perawatan banget tuh pokoknya sapai aku berubah sampai sekarang," sambungnya.

Lanjut Cima, tujuan merubah tubuhnya itu selain tidak di bully, ia ingin menunjukan kepada orang-orang yang membullynya dengan melakukan apa yang tidak bisa dilakukan oleh mereka semuanya.

"Setelah itu yah aku sekolah akting untuk mengembangkan bakat akting aku. Alhamdulillah berhasil sampai sekarang. Terus aku gabung sama Tunas Indonesia Raya (Tidar) Gerindra, yang membuat orang-orang yang mem-bully aku tuh tidak bisa seperti itu," ujar Shyalimar Malik.

Wartakotalive.com, Arie Puji Waluyo

Ikuti kami di
Editor: Hasiolan Eko P Gultom
Sumber: Warta Kota
  Loading comments...
© 2021 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media. All Right Reserved
Atas