Akses berita lokal lebih cepat dan mudah melalui aplikasi TRIBUNnews
X
Tribun Seleb
TribunJualbeli
Tribun Network
About Us
Redaksi
Info Iklan
Contact Us
Help
Terms of Use
Privacy Policy
Pedoman Media Siber
Desktop Version

Diduga Korupsi, Mark Sungkar Kembalikan Uang Rp 399,7 Juta & Proses Hukum Tetap Berjalan

Diduga Mark Sungkar melakukan korupsi dan penggelapan dana kegiatan pelatnas triatlon yang digelar pada tahun 2018 sebesar Rp 399,7 juta.

Diduga Korupsi, Mark Sungkar Kembalikan Uang Rp 399,7 Juta & Proses Hukum Tetap Berjalan
Warta Kota/Arie Puji Waluyo
Mark Sungkar di Pengadilan Tipikor, Jakarta Pusat, Selasa (9/3/2021). 

TRIBUNNEWS.COM -  Aktor Mark Sungkar tersandung kasus dugaan korupsi atau penggelapan dana kegiatan pelatnas Triatlon.

Diduga Mark Sungkar melakukan korupsi dan penggelapan dana kegiatan pelatnas triatlon yang digelar pada tahun 2018 sebesar Rp 399,7 juta.

Lebih lanjut, kuasa hukum Mark Sungkar, Fahri Bachmid menyatakan bahwa kliennya tak bersalah.

Menurut Fahri, Mark Sungkar sebagai penyelenggara kegiatan triatlon belum mendapat haknya dari negara.

Ketika dipolisikan, Fahri mengatakan, Mark Sungkar sudah mengembalikan uang yang dianggap merugikan negara tersebut ke penyidik Polda Metro Jaya.

Baca juga: Manajer Tim Triathlon Asian Games 2018 Buka Suara Soal Kasus yang Menjerat Mark S

"Ketika tahapan penyidikan, Pak Mark sudah mengembalikan uang Rp 399,7 juta itu ke penyidik," kata Fahri Bachmid ditemui di Pengadilan Tipikor, Jakarta Pusat, Selasa (9/3/2021).

Fahri kaget ketika penyidik meneruskan berkas kasus dugaan korupsi atau penggelapan dana kegiatan pelatnas Triatlon ayah Shireen Sungkar dan Zaskia Sungkar itu sampai ke kejaksaan.

"Cuma ya kita hargai itu semua. Tinggal dibuktikan di dalam persidangan, apakah Pak Mark bersalah atau tidak," ucapnya.

Selama proses hukum berlangsung, mantan suami Fanny Bauty kondisinya terus menurun selama 20 hari mendekam dalam penjara.

"Pak Mark bertanggung jawab ya, dan dia orang baik. Dia tegar menghadapi cobaan ini walaupun kondisi fisik tidak memungkinkan," ujar Fahri Bachmid.

Halaman
1234
Editor: Ayu Miftakhul Husna
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
© 2021 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media. All Right Reserved
Atas