Tribun Seleb

57 Penyandang Disabilitas Nonton Bareng Film Tegar di Hari Disabilitas Internasional

Film Tegar sendiri mengangkat sosok anak difabel yang gigih meraih mimpinya untuk bisa hidup layak seperti anak-anak lainnya.

Penulis: M Alivio Mubarak Junior
Editor: Willem Jonata
zoom-in 57 Penyandang Disabilitas Nonton Bareng Film Tegar di Hari Disabilitas Internasional
Tribunnews.com/ Alivio
Suasana Nonton Bareng Film Tegar bersama 57 penyandang disabilitas di Epicentrum XXI pada Sabtu (3/12/2022). 

Laporan Wartawan Tribunnews.com, Mohammad Alivio

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Sebanyak 57 penyandang disabilitas ikut nonton bareng film Tegar di Epicentrum XXI pada Sabtu (3/12/2022).

Acara nonton bareng ini bertepatan dengan Hari Disabilitas Internasional pada 3 Desember 2022, bersama Kepala Staf Kepresidenan (KSP) Moeldoko.

Film Tegar sendiri mengangkat sosok anak difabel yang gigih meraih mimpinya untuk bisa hidup layak seperti anak-anak lainnya.

Seperti diketahui, Moeldoko selama ini sering menaruh perhatian dan kepeduliannya terhadap masa depan disabilitas.

Hal ini mendapat apresiasi CEO Indonesia, telah terlaksana MOU antara KSP Moeldoko dan YPAC yang memiliki jaringan YPAC di 18 daerah se-Indonesia. 

Baca juga: Sejarah Hari Disabilitas Internasional, Diperingati Tanggal 3 Desember, Simak Ucapannya Berikut Ini

Ketua Umum Yayasan Global CEO Indonsia Trisya Suherman mengatakan, kepedulian dan peran nyata Kepala Staf Kepresidenan Moeldoko terhadap kelompok disabilitas.

"Nonton bareng (nobar) film tegar yang hasil kerjasama KSP & CEO Indonesi 3 Desember untuk membangun optimisme masyarakat, terutama kegigihan anak penyandang disabilitas dalam mewujudkan impiannya" kata Trisya kepada awak media.

Pada kesempatan itu, Trisya Suherman mengapresiasi tim produksi film Tegar yang telah membuka akses bagi penyandang disabilitas dalam industri perfilman. 

Dari film tersebut, masyarakat juga bisa banyak belajar dan mengubah pandangan terhadap keberadaan para difabel.

"Kita ketahui bersama bahwa Jenderal TNI (Purn) Dr Moeldoko yang juga merupakan Bapak Pembina difabel mendorong masyarakat, para pejabat dan publik figur untuk mengajak menyaksikan film Tegar,  guna memperlakukan para difabel," ucap Trisya.

"Mereka tidak ingin dikasihani, tetapi diberi kesempatan yang sama untuk berkreasi" lanjutnya.

Sebagai tambahan, film Tegar menceritakan tentang kisah seorang bocah berkebutuhan khusus yang ingin bersekolah dan memiliki teman. 

Film ini pertama kali tayang dalam sebuah festival, yakni Festival Film Internasional BaliMakarya pada 17 Oktober 2022 lalu. 

Kemudian film ini tayang serentak di bioskop pada 24 November 2022.

© 2023 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media. All Right Reserved
Atas