Nikmati berita interaktif dan LIVE report 24 jam hanya di TribunX
Tribun Seleb

Terkait Masalah Sapi Kurban hingga Sikap Ketua RT, Dewi Perssik: Semoga Ini Tidak Jadi Contoh

Dewi Perssik berharap masalah sapi kurban serta sikap kurang menyenangkan ketua RT, yakni Malkan tidak menjadi contoh wilayah lain.

Penulis: Katarina Retri Yudita
Editor: Ayu Miftakhul Husna
zoom-in Terkait Masalah Sapi Kurban hingga Sikap Ketua RT, Dewi Perssik: Semoga Ini Tidak Jadi Contoh
Warta Kota/Arie Puji Waluyo
Dewi Perssik tak ingin masalah sapi kurban hingga sikap kurang menyenangkan ketua RT, yakni Malkan menjadi contoh wilayah lain. 

"Bukan dititip sehari dua hari, dititip cuma beberapa jam karena di rumah nggak ada orang, cuman ART aja, bukan nggak mau kotor rumah saya," bebernya.

Dewi Perssik menitipkan sapinya di masjid lantaran tak ingin memberi tahu orang lain terkait alamat rumahnya, mengingat sapi yang dibeli dari Brebes.

Saat sapi dititipkan, Dewi Perssik berkoordinasi dengan ustaz.

Ketua RT Lebak Bulus, Malkan (kiri) dan Dewi Perssik (kanan) - Dewi Perssik berharap masalah sapi kurban hingga sikap kurang menyenangkan ketua RT, yakni Malkan tak menjadi contoh wilayah lain.
Ketua RT Lebak Bulus, Malkan (kiri) dan Dewi Perssik (kanan) - Dewi Perssik berharap masalah sapi kurban hingga sikap kurang menyenangkan ketua RT, yakni Malkan tak menjadi contoh wilayah lain. (Kolase Tribunnews, YouTube Seleb Oncam News)

Dewi Perssik menyadari bahwa masjid bukan tempat penitipan hewan kurban.

Namun, kondisi dirinya bekerja membuat Dewi Perssik terpaksa menitipkan sapinya tersebut.

"Memang masjid bukan tempat titipan sapi, tapi saya mau tanya sama kalian semuanya, punya rasa hati, empati, dan rasa dikit aja."

"Saya lagi kerja, di rumah saya nggak ada orang dan semua perempuan, itu sapi 1,5 ton dan kurban semua juga buat warga di sana,"

Berita Rekomendasi

"Saya cuma minta tolong sama pak ustaz, 'Pak ustaz bentar aja'," lanjutnya.

Dalam kesempatan tersebut, Dewi Perssik pun menyinggung perihal dirinya yang tertib membayarkan kewajibannya.

Namun, ia merasa tak ditolong walau hanya sebentar.

"Selama ini kalau saya minta tolong kayak parkir juga saya bayar sama Pak RT-nya, nggak gratis, nggak ada yang gratis di sini, terus kenapa?"

"Katanya perlu pakan dan parkiran, perlu pakan dan dibersihkan, cuma beberapa jam ya Allah, apa saya nggak bisa ditolong?" ucapnya.

"Saya cuma minta tolong sesama warga lho, nggak bisa saya ditolong?"

"Saya ngasih duit juga kan? Apa iya saya minta tolong, saya nggak peka saya nggak kasih duit? Kan nggak mungkin," tutup Dewi Perssik.

(Tribunnews.com/Katarina Retri)

Berita lainnya terkait Dewi Perssik

Sumber: TribunSolo.com
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di
×

Ads you may like.

© 2025 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media. All Right Reserved
Atas