Akui Bisnisnya Diincar Agar Terlibat Kasus Ko Apex, Dinar Candy: Jangan Mentang-Mentang Saya Artis
DJ Dinar Candy mengaku diincar oleh banyak pihak agar terlibat dalam kasus Ko Apex, dihadapan polisi sang DJ membantah jika bisnisnya terlibat.
Penulis: Muhammad Alvian Fakka
Editor: Yurika NendriNovianingsih

Saat diperiksa oleh penyidik, Dinar ditanyakan soal kedekatannya dengan Ko Apex hingga bisnisnya.
Selama mengenal Ko Apex, Dinar mengaku mengetahui jika kekasihnya itu hanya sebatas pengusaha tongkang.
"Ada tadi 20 pertanyaan, ya kayak kedekatan sama Ko Apex udah berapa lama, terus tahu bisnisnya enggak sih apa kayak gitu-gitu," beber Dinar.
"Kalau aku detail perusahaannya ku ggak tahu ya. Aku tahunya dia itu pengusaha kapal Tongkang seperti itu," sambungnya.
Untuk diketahui, Dinar Candy menjalani pemeriksaan dalam kasus Ko Apex selama enam jam dan dicecar dengan 20 pertanyaan oleh penyidik.
Sebelumnya, Ko Apex telah ditetapkan sebagai tersangka dalam kasus pemalsuan surat atau dokumen dan penggelapan dalam jabatan.

Kasus ini pertama kali terungkap sekitar bulan Mei 2024 lalu, dan Ko Apex kini mendekam di balik jeruji besi Polda Jambi setelah beberapa kali mangkir dari panggilan penyidik.
Dugaan keterlibatan Ko Apex dalam kasus baru terkait penipuan penjualan kapal tugboat senilai Rp 4,2 miliar semakin memperkuat penyelidikan yang dilakukan oleh pihak kepolisian.
Korban dalam kasus ini, yang berinisial B, mengungkapkan bahwa kapal yang dibelinya dari Ko Apex ternyata telah disita dalam perkara lain yang dilaporkan oleh PT SBS.
Kasus ini menambah kompleksitas dan kerumitan penyelidikan yang sedang berlangsung.
(Tribunnews.com/M Alvian F)
Kirim Komentar
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.