Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Tajamkan Wawasanmu,
Suarakan
Opinimu
KLIK DI SINI
Tribun Seleb
LIVE ●

Pilkada Banjarbaru Kalsel, Banyak yang Coblos Suami Desainer Vivi Zubedi hingga Surat Kaleng

Pilkada Kota Banjarbaru, Kalimantan Selatan masih jadi sorotan. Banyak yang coblos paslon yang didiskualifikasi. Lalu muncul surat kaleng.

Tayang:
Tribun X Baca tanpa iklan
Penulis: Anita K Wardhani
zoom-in Pilkada Banjarbaru Kalsel, Banyak yang Coblos Suami Desainer Vivi Zubedi hingga Surat Kaleng
kolase/dok Tribunnews.com/instagram/kompas.com
Pilkada Kota Banjarbaru, Kalimantan Selatan masih jadi sorotan. Banyak yang coblos paslon yang didiskualifikasi. Lalu muncul surat kaleng. 

Pilkada Banjarbaru Kalsel, Banyak yang Coblos Suami Desainer Vivi Zubedi hingga Surat Kaleng 

TRIBUNNEWS.COM, BANJARBARU - Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Kota Banjarbaru, Kalimantan Selatan masih jadi sorotan usai keputusan Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Banjarbaru memutuskan hanya ada 1 calon tunggal. 


Banyak hal tak terduga terjadi, pada pelaksanaan Pilkada Serentak 2024 di Kota Banjarbaru.

Baca juga: Suaminya Didiskualifikasi di Pilkada Banjarbaru Kalsel, Desainer Vivi Zubedi Curhat Senggol Prabowo

Mulai dari pembatalan Paslon yang berujung menghadirkan peserta tunggal, hingga perlakuan ganjil oleh pemilih terhadap surat suara.


Keputusan calon tunggal ini usai paslon nomor urut 2, Aditya Mufti Ariffin-Said Abdullah, didiskualifikasi oleh KPU berdasarkan rekomendasi dari Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Kalsel.

Suami desainer Vivi Zubedi ini batal menjadi paslon Pilkada dan tetap bertugas sebagai Walikota Bnajarbaru yang sempat ditinggalkannya karena cuti Pilkada. 

Meski satu calon yakni Lisa Halaby-Wartono, Pilkada Banjarbaru  berlangsung tanpa adanya mekanisme kotak kosong.

Rekomendasi Untuk Anda

Pemilih tetap mendapatkan surat suara dengan gambar sebelum Aditya Mufti Ariffin-Said Abdullah didiskualifikasi. 

 

Tak Ada Kotak Kosong, Warga Pilih Coblos Aditya Suami Vivi Zubedi

Ketiadaan kotak kosong memicu masyarakat untuk menyuarakan perlawanan dari dalam bilik suara.

Di beberapa Tempat Pemungutan Suara (TPS), perolehan suara tidak sah bahkan mengungguli paslon yang tersisa, Lisa-Wartono, dengan margin yang signifikan.

Menpora Zainudin Amali saat menerima audiensi Walikota Banjarbaru, Aditya Mufti Ariffin di ruang kerjanya, Kemenpora, Senayan, Jakarta, Senin (5/4/2021).
Menpora Zainudin Amali saat menerima audiensi Walikota Banjarbaru, Aditya Mufti Ariffin di ruang kerjanya, Kemenpora, Senayan, Jakarta, Senin (5/4/2021). (Humas Kemenpora)

Beberapa pemilih di TPS juga terlihat mencoblos paslon yang didiskualifikasi.
 
Saat Aditya didiskualifikasi jagat maya geger, apalagi sang istri yang juga desainer kenamaan tanah air mencurahkan uneg-unegnya di media soal. 


Aditya Mufti Ariffin sebelumnya adalah Petahana, ia Walikota Banjarbaru periode 2021-2024. 

Aditya bersaing dengan Wakil Walikota pasangannya pada pillkada terdahulu, yakni Wartono yang saat ini memilih jadi pasangan Erna Lisa Halaby. 

Mendapati fakta jika jalan Aditya Mufti Ariffin bertarung di Pilkada Banjarbaru terhenti, Vivi Zubedi bereaksi.

Halaman 1/4
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di

Kirim Komentar

Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.

Berita Populer
Atas