Psikolog Lita Gading Minta Polemik Ruben Onsu dan Sarwendah Diakhiri, Soroti Mental Anak-anak
Psikolog Lita Gading meminta polemik Ruben Onsu dan Sarwendah tak berlarut karena dikhawatirkan berdampak pada mental anak.
Penulis:
Rinanda DwiYuliawati
Editor:
Yurika NendriNovianingsih
Ringkasan Berita:
- Lita Gading enggan mengomentari terlalu jauh konflik Ruben Onsu dan Sarwendah.
- Ia meminta persoalan keluarga tidak terus menjadi polemik dan diekspos di media sosial.
- Lita menegaskan kesehatan mental anak harus dijaga dan anak tidak boleh diekspos ke media sosial dalam sisi apa pun.
TRIBUNNEWS.COM - Perseteruan antara Ruben Onsu dan Sarwendah Tan yang belum juga berakhir terus menjadi sorotan publik.
Konflik yang semula berkaitan dengan hak bertemu anak dan persoalan nafkah kini melebar ke berbagai isu lain, mulai dari aset pascacerai, pola pengasuhan anak yang menuai kritik, hingga kehadiran sosok Giorgio Antonio di tengah kehidupan Sarwendah dan anak-anaknya.
Polemik ini bermula setelah Ruben Onsu disebut menghentikan pemberian nafkah kepada kedua putrinya senilai Rp225 juta per bulan sejak akhir Desember 2025.
Keputusan tersebut diambil lantaran Ruben merasa dipersulit untuk bertemu dengan anak-anaknya.
Di tengah konflik yang semakin berkembang, psikolog Lita Gading turut memberikan perhatian terhadap dampak yang mungkin dirasakan anak-anak dari kedua belah pihak.
Sebelumnya, Lita sempat mengkritik kedekatan anak-anak dengan Giorgio Antonio yang menurutnya terlihat tidak wajar.
Namun, kali ini ia memilih untuk tidak berkomentar lebih jauh mengenai pokok persoalan antara Ruben dan Sarwendah.
Lita menegaskan dirinya tidak ingin terlalu jauh masuk ke dalam konflik rumah tangga mantan pasangan tersebut.
"Saya enggak mau komentar terlalu dalam mengenai Ruben ya," ujar Lita Gading, dikutip Tribunnews dalam YouTube Reyben Entertainment, Senin (15/6/2026).
Meski demikian, ia berharap polemik yang terjadi tidak terus berkembang dan menjadi konsumsi publik berkepanjangan.
"Jadi ya intinya jangan jadi polemik lah. Ini kan masalah keluarga," katanya.
Baca juga: Lita Gading Ngaku Diserang Buzzer usai Kritik Kedekatan Anak Sarwendah dengan Giorgino Antonio
Menurut Lita, persoalan keluarga semestinya tidak terus diekspos ke ruang publik, terlebih melalui media sosial.
"Apalagi kalau hal tersebut diekspos ke media sosial, kan itu enggak baik," lanjutnya.
Sebagai seorang psikolog, Lita menaruh perhatian khusus pada kondisi psikologis anak-anak di tengah konflik yang belum juga mereda.
Ia mengingatkan bahwa apa pun yang terjadi di antara orang tua, kesehatan mental anak tetap harus menjadi prioritas.