Tribun Sport

Olimpiade 2021

Sorotan Olimpiade 2021: China Gagal Ulangi Kesempurnaan 2012, Buntut Tumbangnya Dua Sektor Ini

Pasangan ganda putri China, Chen Qinchen/Jia Yifan harus mengubur impiannya untuk mendapatkan medali emas di Olimpiade Tokyo 2021.

Penulis: Dwi Setiawan
Editor: Husein Sanusi
Sorotan Olimpiade 2021: China Gagal Ulangi Kesempurnaan 2012, Buntut Tumbangnya Dua Sektor Ini
Alexander NEMENOV / AFP
Pebulutangkis China Jia Yifan (kanan) melakukan pukulan di samping pebulu tangkis China Chen Qingchen dalam pertandingan semifinal bulu tangkis ganda putri melawan Kong Hee-yong dari Korea Selatan dan Kim So-yeong dari Korea Selatan selama Olimpiade Tokyo 2020 di Musashino Forest Sports Plaza di Tokyo pada 31 Juli 2021. 

TRIBUNNEWS.COM - Pasangan ganda putri China, Chen Qingchen/Jia Yifan harus mengubur impiannya untuk mendapatkan medali emas di Olimpiade Tokyo 2021.

Kegagalan duet Chen Qingchen/Jia Yifan didapatkan setelah dikalahkan Greysia Polii/Apriyani Rahayu (Indonesia) di final sektor ganda putri Olimpiade, Senin (2/8/2021) hari ini.

Lewat permainan straight game, pasangan ganda putri asal China itu harus kalah dengan skor 19-21 dan 15-21 dari Greysia/Apriyani.

Pasangan Chen Qingchen/Jia Yifan pun harus puas meraih medali perak dalam perhelatan Olimpiade edisi kali ini.

Baca juga: Bulutangkis Olimpiade: Reaksi Berkelas Greysia Polii Usai Persembahkan Medali Emas Bagi Indonesia

Baca juga: Olimpiade 2021 - Misi Medali Emas Kandas, Chen/Jia Bongkar Penyebab Kekalahan Lawan Greysia/Apriyani

Apriyani Rahayu dari Indonesia (ke-3 dari kanan) dan Greysia Polii dari Indonesia (ketiga dari kiri) memberi hormat dengan medali emas bulu tangkis ganda putri mereka di samping Jia Yifan dari Tiongkok (kedua dari kiri) dan Chen Qingchen (kiri) dari Tiongkok dengan medali perak dan Kim So-yeong dari Korea Selatan (2 kanan) dan Kong Hee-yong (kanan) dari Korea Selatan dengan medali perunggu mereka pada upacara selama Olimpiade Tokyo 2020 di Musashino Forest Sports Plaza di Tokyo pada 2 Agustus 2021.
Apriyani Rahayu dari Indonesia (ke-3 dari kanan) dan Greysia Polii dari Indonesia (ketiga dari kiri) memberi hormat dengan medali emas bulu tangkis ganda putri mereka di samping Jia Yifan dari Tiongkok (kedua dari kiri) dan Chen Qingchen (kiri) dari Tiongkok dengan medali perak dan Kim So-yeong dari Korea Selatan (2 kanan) dan Kong Hee-yong (kanan) dari Korea Selatan dengan medali perunggu mereka pada upacara selama Olimpiade Tokyo 2020 di Musashino Forest Sports Plaza di Tokyo pada 2 Agustus 2021. (Pedro PARDO / AFP)

Ketidakberhasilan keduanya meraih emas ternyata membuat China gagal mengulangi kesempurnaan yang pernah mereka buat di Olimpiade London 2012.

Kala itu, China berjaya dengan menyapu bersih medali emas di semua sektor bulutangkis yang dipertandingkan.

Total lima medali emas berhasil diamankan oleh kontingen bulutangkis China di Olimpiade London, sembilan tahun silam.

Baca juga: Media China dan Jepang Soroti Kemenangan Greysia/Apriyani, Sebut Patahkan Cengkeraman Tiongkok

Lima medali emas yang berhasil diraih China kala itu diawali lewat sektor ganda campuran lewat pasangan Zhang Nan/Zhao Yunlei.

Lalu, Zhang Nin dan Lin Dan yang menjadi andalan tunggal putri serta putra mampu meraih emas kedua plus ketiga di London.

Medali emas keempat berhasil diraih oleh Cai Yun/ Fu Haifeng lewat sektor ganda putra.

Halaman
12
Sumber: TribunSolo.com
Ikuti kami di
© 2021 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media. All Right Reserved
Atas