Tribun Sport

MotoGP

Buah Manis Ducati di MotoGP 2022, Honda, Yamaha & Suzuki Justru Bergelut dengan Polemik

Ducati menjadi yang paling adem ayem dalam persiapan untuk MotoGP 2022, sedangkan Yamaha. Honda maupun Suzuki justru berpolemik dengan pembalapnya.

Penulis: Drajat Sugiri
Editor: Dwi Setiawan
Buah Manis Ducati di MotoGP 2022, Honda, Yamaha & Suzuki Justru Bergelut dengan Polemik
PATRICIA DE MELO MOREIRA / AFP
Pembalap Ducati Ducati Tim Lenovo Australia Jack Miller mengungguli pebalap Ducati Italia Francesco Bagnaia (kanan), pebalap Suzuki Spanyol Joan Mir (C) dan pebalap Ducati-Pramac Spanyol Jorge Martin (kiri) selama balapan MotoGP GP Portugal di Algarve Sirkuit Internasional di Portimao, pada 7 November 2021. 

TRIBUNNEWS.COM - Ducati menjadi tim yang dipandang adem ayem dalam persiapan mengarungi MotoGP 2022.

Pabrikan Italia ini tidak bisa dikatakan gagal total pada pagelaran MotoGP 2021, meski titel juara dunia berhasil disabet pembalap Monster Energy Yamaha, Fabio Quartararo.

Jika ditinjau dari beberapa hari terakhir dalam persiapan menuju MotoGP 2022, pembalap Ducati nyaris tak ada keluhan soal tunggangan yang disampaikan pembalapnya.

Hal ini berbanding terbalik jika dikomparasikan dengan tim pabrikan pesaing, meliputi Honda, Suzuki bahkan Yamaha.

Baca juga: MotoGP 2022 - Evaluasi Repsol Honda, Marc Marquez Paling Sering Cium Aspal di MotoGP 2021

Baca juga: Bursa Transfer Pembalap MotoGP 2022: Setelah Quartararo, Gantian Mir Buka Peluang Cari Tim Baru

Pembalap Monster Energy Yamaha MotoGP Prancis Fabio Quartararo mendahului pembalap Aprilia Racing Team Gresini Spanyol Aleix Espargaro selama balapan MotoGP Grand Prix Valencia di arena pacuan kuda Ricardo Tormo di Cheste, pada 14 November 2021.
Pembalap Monster Energy Yamaha MotoGP Prancis Fabio Quartararo mendahului pembalap Aprilia Racing Team Gresini Spanyol Aleix Espargaro selama balapan MotoGP Grand Prix Valencia di arena pacuan kuda Ricardo Tormo di Cheste, pada 14 November 2021. (JOSE JORDAN / AFP)

Tiga pabrikan ini memiliki kendala yang mirip, yakni berseputar pada evolusi kuda besinya.

Dimulai dari Yamaha, di mana suara "sumbang" paling vokal dilontarkan oleh Fabio Quartararo.

Pembalapnya ini mengatakan pasca-tes resmi untuk MotoGP 2022 di Jerez, bahwa M1 dinilai masih kalah jauh dari motor Ducati untuk urusan top speed.

Faktanya di lintasan lurus, M1 kalah cepat jika harus berpacu dengan Desmosedici Ducati.

Imbas dari keluhan ini adalah Quartararo belum mau menentukan masa depannya, termasuk apakah akan menambah masa baktinya di Yamaha atau tidak.

Juara Dunia MotoGP 2021 itu masih akan melihat perkembangan M1 di MotoGP 2022. Jika tidak ada perubahan yang signifikan, maka MotoGP 2022 menjadi kisah jalinan terakhir Yamaha dengan Quartararo adalah sesuatu yang mungkin.

Halaman
123
Sumber: TribunSolo.com
Ikuti kami di
© 2021 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media. All Right Reserved
Atas