Dikalahkan Greysia/Apriyani di Indonesia Open 2021, Fitriani/Yulia Petik Pengalaman Berharga
Fitriani/Yulia Yosephine Susanto memetik pengalaman berharga kala berjumpa Greysia Polii/Apriyani Rahayu di Indonesia Open 2021.
Penulis: Laura Hilmi
Editor: Drajat Sugiri
TRIBUNNEWS.COM - Pasangan ganda putri non pelatnas, Fitriani/Yulia Yosephine Susanto memetik pengalaman berharga kala berjumpa dengan rekan senegaranya yang berstatus sebagai unggulan kedua di Indonesia Open 2021, Greysia Polii/Apriyani Rahayu.
Fitriani/Yulia berhadapan dengan Greysia/Apriyani di babak 16 besar Indonesia Open 2021 kemarin, Kamis (25/11/2021).
Langkah Fitriani/Yulia dihentikan oleh Greysia/Apriyani lewat straight game atau dua gim langsung dengan skor 10-21 dan 15-21 dalam laga berdurasi 37 menit.
Pertandingan di ajang Indonesia Open 2021 menjadi pertemuan pertama mereka.
"Kami baru kali pertama ketemu juara Olimpiade. Enjoy saja dan senang mendapat pengalaman bertanding dengan mereka," ungkap Yulia selepas pertandingan seperti rilis PBSI pada Kamis (25/11/2021).
Baca juga: Anders Antonsen Mundur, Jonatan Christie Melaju ke Semifinal Indonesia Open 2021
Baca juga: Tantangan Hafiz/Gloria Jumpa Penakluk Praveen/Melati demi Tiket Semifinal Indonesia Open 2021
Pengalaman pertama itulah akan menjadi bahan evaluasi untuk penampilan selanjutnya.
"Agak grogi sedikit melawan juara Olimpiade dan mereka tetap serius dalam bermain," lanjut Yulia.
Konsistensi dalam bermain juga menjadi catatan Fitriani/Yulia untuk memperbaiki penampilan.
"Selain fisik, konsentrasi, dan konsistensi ditingkatkan. Walaupun diajak main reli, harus dikuatkan," terang Yulia.
Sementara itu, Fitriani mengaku dirinya bersama Yulia sempat mengimbangi permaianan dari Greysia/Apriyani.
"Kami coba mengimbangi saja, berusaha untuk tidak melakukan kesalahan sendiri," kata Fitriani.
"Saya mencoba bermain tanpa beban saja. Yang penting berkomunikasi dengan Yulia."
Untuk langkah selanjutnya, Fitriani bertekad akan memperbaiki pola permainan.
"Reli panjang kadang membuat bingung kami harus berbuat apa. Itu yang harus diperbaiki," imbuh Fitriani.