Tribun Sport

MotoGP

Ogah Terlena di MotoGP Aragon, Bagnaia Fokus Torehkan Tinta Emas dalam Sejarah Ducati

Pembalap Ducati, Francesco Bagnaia fokus untuk menorehkan sejarah bagi Ducati,. Syaratnya ialah meraih kemenangan di MotoGP Aragon 2022.

Penulis: Drajat Sugiri
zoom-in Ogah Terlena di MotoGP Aragon, Bagnaia Fokus Torehkan Tinta Emas dalam Sejarah Ducati
AFP/FILIPPO MONTEFORTE
Pebalap Ducati Lenovo Australia Jack Miller (kanan) memimpin balapan selama balapan MotoGP San Marino di Sirkuit Dunia Misano Marco-Simoncelli di Misano Adriatico pada 4 September 2022. (Photo by Filippo MONTEFORTE / AFP) 

TRIBUNNEWS.COM - Pembalap Ducati Lenovo Team, Francesco Bagnaia tak ingin kehilangan fokus meski saat ini performanya lagi on fire.

Francesco Bagnaia membidik kemenangan saat balapan pada seri MotoGP Aragon 2022 di Sirkuit Motorland Aragon, Minggu (18/9/2022).

Menorehkan tintas emas bagi sejarah Ducati menjadi fokus dari pembalap yang akrab disapa Pecco ini.

Baca juga: Jadwal Siaran Langsung MotoGP Aragon 2022: Menanti Duel Bagnaia vs Quartararo dan Comeback Marquez

Pebalap Ducati Lenovo Italia Francesco Bagnaia berkompetisi selama balapan MotoGP San Marino di Sirkuit Dunia Misano Marco-Simoncelli di Misano Adriatico pada 4 September 2022. (Photo by Filippo MONTEFORTE / AFP)
Pebalap Ducati Lenovo Italia Francesco Bagnaia berkompetisi selama balapan MotoGP San Marino di Sirkuit Dunia Misano Marco-Simoncelli di Misano Adriatico pada 4 September 2022. (Photo by Filippo MONTEFORTE / AFP) (AFP/FILIPPO MONTEFORTE)

Bagnaia, membukukan sejarah sepanjang partisipasi Ducati di pentas MotoGP. Tepatnya pada GP San Marino, Bagnaia yang keluar sebagai pemenang membukukan hasil manis empat beruntun.

Ini kali pertama dibukukan oleh pembalap Ducati, yang mana rekor sebelumnya dipegang oleh Casey Stoner dengan tiga kemenangan beruntun dalam satu musim MotoGP.

Kini, Bagnaia berpeluang untuk menambah deretan hasil positifnya menjadi lima pdoium juara beruntun.

Meski Sirkuit Aragon bukan menjadi wilayah kekuasaan pabrikan Italia, namun Pecco mempunyai kenangan manis di sana.

Tepatnya di MotoGP 2021, Bagnaia keluar sebagai pemenang setelah menyuguhkan duel panas melawan rider Repsol Honda, Marc Marquez.

"Saya seangat senang balapan di Aragon, saya meraih kemenangan pertama (di Aragon) tepat di MotoGP 2021. Secara umum ini adalah trek yang bagus bagi kami," terang Bagnaia, dikutip dari laman Motosan.

Berbicara mengenai karakteristik lintasan, Bagnaia tak ingin ambil pusing. Desmosedici menjadi kuda besi yang menurutnya bisa melaju maksimal di semua lintsan.

"Kami memiliki motor yang cepat. Segalanya akan saya berikan sejak sesi latihan bebas nanti," sambung pembalap yang merupakan fan Juventus.

Bagnaia, saat ini menduduki posisi kedua di tabel klasemen MotoGP 2022. Dia membukukan 181 angka, alias tertinggal 30 poin dari penghuni singgasana klasemen, Fabio Quartararo yang menggawangi Monster Energy Yamaha.

Meski demikian, Bagnaia tak ingin terlena dengan peta perburuan gelar juara dunia MotoGP 2022.

"Saya harus berkonsentrasi penuh untuk balapan di Aragon nanti tanpa memikirkan perburuan gelar piala dunia," tegas Bagnaia.

MotoGP Aragon 2022 diprediksi menyuguhkan banyak cerita. 

Tajuk utama jelas menyorot kepada Bagnaia dan Quartararo yang menjadi poros perburuan gelar juara dunia musim ini.

Namun comeback seorang Marc Marquez jelas memiliki daya tarik tersendiri. Kembalinya The Baby Alien ke atas lintasan balap memberikan warna tersendiri di pentas MotoGP 2022.

(Tribunnews.com/Giri)

Wiki Terkait

© 2022 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media. All Right Reserved
Atas