Superskor
TribunJualbeli
Tribun Network
About Us
Info Iklan
Contact Us
Help
Terms of Use
Privacy Policy
Pedoman Media Siber
No Thumbnail
Desktop Version

Liga 1

Demi Patuhi Protokol Kesehatan, Asisten Pelatih Arema FC Berharap Tak Ada Kegiatan Wawancara

Asisten Arema FC, Charis Yulianto mengaku ingin mematuhi protokol kesehatan salah satunya dengan berharap tak ada kegiatan wawancara usai latihan.

Demi Patuhi Protokol Kesehatan, Asisten Pelatih Arema FC  Berharap Tak Ada Kegiatan Wawancara
tribunnews.com/abdul majid
Ilustrasi - Demi Patuhi Protokol Kesehatan, Asisten Pelatih Arema FC Berharap Tak Ada Kegiatan Wawancara 

TRIBUNNEWS.COM - Charis Yulianto yang menjabat sebagai asisten pelatih Arema FC ingin mematuhi protokol kesehatan.

Ia ingin mematuhi protokol kesehatan demi mencegah penularan virus corona.

Hal itu juga sejalan dengan yang dilakukan manajemen Arema yakni memustuskan latihan secara tertutup.

PELATIH AREMA FC - Jajaran pelatih Arema FC, dari kiri : asisten pelatih , Singgih Pitono, asisten pelatih Charis Yulianto, pelatih kepala, Mario Gomez, pelatih fisik, Marcoz Gonzales, pelatih kiper, Filepe Americano dan asisten pelatih, Kuncoro saat di perkenalkan pada wartawan di Kantor Arema FC, Kamis (16/1/2020). SURYA/HAYU YUDHA PRABOWO
PELATIH AREMA FC - Jajaran pelatih Arema FC, dari kiri : asisten pelatih , Singgih Pitono, asisten pelatih Charis Yulianto, pelatih kepala, Mario Gomez, pelatih fisik, Marcoz Gonzales, pelatih kiper, Filepe Americano dan asisten pelatih, Kuncoro saat di perkenalkan pada wartawan di Kantor Arema FC, Kamis (16/1/2020). SURYA/HAYU YUDHA PRABOWO (SURYA/SURYA/HAYU YUDHA PRABOWO)

Baca: PT Liga Indonesia Baru Terus Yakinkan Klub Jalankan Kompetisi Liga 1

Baca: Jelang Liga 1 Dilanjutkan, Kiper Madura United Satria Tama Resmi Lepas Masa Lajang

Tidak ada penonton yang diperbolehkan masuk ke area lapangan maupun lingkungan stadion.

Media tetap diperbolehkan masuk dengan protokol kesehatan ketat, tetapi aktivitas wawancara media dengan anggota tim bakal dilarang.

”Mari kita sambut dengan menjaga protokol kesehatan melalui rekan-rekan media,” kata Sudarmaji, Media Officer Arema FC.

“Selama latihan tidak boleh ditonton publik, karena kita harus saling menjaga. Untuk media masih diperbolehkan masuk lapangan untuk melakukan pengambilan gambar dan di tribun,“ imbuhnya.

Baca: Mulai Latihan Perdana 3 Agustus, Arema FC Tanpa Diperkuat Dua Legiun Asing

Meski demikian, Sudarmaji hanya melarang kegiatan wawancara secara fisik. Tujuannya agar menghormati protokol kesehatan mengenai jaga jarak.

Dia menyarankan kegiatan tanya jawab bisa dialihkan melalui platform penghubung seperti WhatsApp, pesan singkat, maupun telewicara.

“Wawancara masih akan dibicarakan lebih lanjut dan didiskusikan kembali seperti apa. Harapannya adalah jangan ada wawancara setelah latihan,” tutur MO asal Banyuwangi.

“Wawancara bisa dilakukan via WhatsApp atau alat telekomunikasi lainnya. Itu juga menjadi bagian yang kemarin sempat kami diskusikan,” imbuhnya.

Baca: Liga 1 Dilanjutkan Bulan Oktober, CEO PSIS Semarang Mulai Pikirkan Pemasukan Tim

Sebelumnya, Arema FC menggelar latihan perdana pada tanggal 20 Juli.

Namun, rencana tersebut ditunda karena menghormati anggota tim yang terkendala sarana transportasi.

Manajemen pun mengumumkan latihan perdana Singo Edan dilaksanakan pada hari Senin (03/08/2020) sore di Stadion Kanjuruhan.

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "Sambut New Normal, Arema FC Larang Aktivitas Wawancara Usai Latihan"

Ikuti kami di
Penulis: Rochmat Purnomo
Editor: Muhammad Nursina Rasyidin
Sumber: TribunSolo.com
  Loading comments...
© 2020 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media. All Right Reserved
Atas