Superskor
TribunJualbeli
Tribun Network
About Us
Redaksi
Info Iklan
Contact Us
Help
Terms of Use
Privacy Policy
Pedoman Media Siber
No Thumbnail
Desktop Version

Persikabo 1973 Telan Kekalahan dari Timnas Indonesia U-23: Muhamad Guntur Triaji Tetap Senang

Persikabo 1973 takluk 0-2 saat berhadapan dengan Timnas Indonesia U-23 di Stadion Madya, Gelora Bung Karno, Jakarta, Jumat (5/3/2021) malam.

Persikabo 1973 Telan Kekalahan dari Timnas Indonesia U-23: Muhamad Guntur Triaji Tetap Senang
tribunnewsBogor.com
Muhamad Guntur Triaji saat berlatih di Stadion Mini Cibinong, Kabupaten Bogor 

Laporan Wartawan TribunnewsBogor.com, Yudistira Wanne

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Persikabo 1973 takluk 0-2 saat berhadapan dengan Timnas Indonesia U-23 di Stadion Madya, Gelora Bung Karno, Jakarta, Jumat (5/3/2021) malam.

Dalam pertandingan yang berlangsung ketat dan dalam tempo tinggi itu membuat para pencinta sepak bola di Tanah Air merasa terhibur.

Sebab, kedua tim menampilkan permainan yang enak dipandang mata.

Gelandang Persikabo 1973, Muhamad Guntur Triaji termasuk salah satu orang yang mengaku senang dengan pertandingan sepak bola yang kembali bergulir.

Meski timnya kalah, Guntur menilai ada satu pemain timnas Indonesia U-23 yang menarik perhatiannya.

Guntur menmbeberkan sosok pemain Garuda Muda yang tampil cemerlang di matanya yakni Muhammad Rafli.

"Pemain timnas yang saya kira menarik perhatian adalah M. Rafli. Saya pikir dia striker tajam yang bisa mengubah permainan dan mencetak gol pada babak kedua," ujarnya.

Sementara itu, Persikabo 1973 takluk dari timnas Indonesia U-23 lewat dua gol pasukan Shin Tae-yong yang dilesakkan melalui tembakan placing Kadek Agung (45+1') dan tandukan Muhammad Rafli (49').

Walau menang, timnas U23 menjalani start lambat pada awal babak pertama.

Alhasil, Kadek dkk beberapa kali hampir kebobolan, tetapi mereka bisa keluar dari tekanan dan pada akhirnya memenangkan laga.

Selain itu, Guntur juga mengungkapkan perasaannya usai kembali berlaga setelah setahun lamanya akibat pandemi Covid-19.

Kendati kalah, sang gelandang kidal mengaku senang karena laga ini dapat menjadi langkah pertama untuk memulai kompetisi yang sebenarnya.

"Mewakili teman-teman, sangat senang setelah hampir satu tahun tidak ada pertandingan. Lancarnya pertandingan malam ini akan membuka jalan piala menpora atau liga bisa digulirkan," paparnya.

"Pertandingan cukup menarik walau kami kalah. Kami sudah mengeluarkan kemampuan terbaik. Ini evaluasi untuk Piala Menpora dan liga nanti," tambahnya.

Ikuti kami di
Editor: Toni Bramantoro
  Loading comments...
© 2021 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media. All Right Reserved
Atas