Tribun Techno

Aturan Baru TKDN Diduga untuk Beri Jalan Masuknya iPhone 6S ke Pasar Indonesia

Gambaran mengenai aturan TKDN saat itu masih belum jelas, terutama soal cara pemenuhan melalui investasi software.

Editor: Choirul Arifin
Aturan Baru TKDN Diduga untuk Beri Jalan Masuknya iPhone 6S ke Pasar Indonesia
TECH RADAR
iPhone 6S 

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA- Pilihan investasi TKDN di bidang software bakal menjadi alternatif penting bagi vendor yang enggan merakit hardware ponsel 4G LTE secara lokal. Salah satunya adalah Apple.

Apple terakhir kali meluncurkan iPhone 6 dan 6 Plus di Indonesia pada Februari 2015 silam. Setelahnyanya, belum ada iPhone baru yang dilepas di Tanah Air.

Padahal mestinya mereka me-refresh lini produk yang ditawarkan dengan iPhone 6S dan 6S Plus.

Masalahnya adalah gambaran mengenai aturan TKDN saat itu masih belum jelas, terutama soal cara pemenuhan melalui investasi software.

Kini pemerintah telah mengumumkan sedang menggodok TKDN dengan dua skema saja, yaitu 100 persen software dan hardware.

Selain itu dibahas juga soal syarat turunan dari kedua skema tersebut.

Bila skema tersebut selesai, maka bisa saja Apple akan memilih jalur TKDN melalui software.

Pilihan yang sejalan dengan niat mereka mendirikan pusat riset dan pengembangan di Indonesia.

Seperti diketahui, pada Oktober lalu, Menkominfo Rudiantara sempat menyatakan bahwa Apple berminat membangun pusat riset dan pengembangan di Tanah Air.

Ini adalah salah satu tata cara pemenuhan TKDN dari sisi invesasi di bidang software.

© 2021 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media. All Right Reserved
Atas