Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Tajamkan Wawasanmu,
Suarakan
Opinimu
KLIK DI SINI
Tribun Techno
LIVE ●

Apple Salah Prediksi Tingginya Minat MacBook Neo, Produksi Langsung Ditambah

Tingginya minat konsumen terhadap MacBook Neo membuat Apple dikabarkan menggandakan target produksinya.

Tayang:
Baca & Ambil Poin
Penulis: Widya Lisfianti
Editor: Tiara Shelavie
zoom-in Apple Salah Prediksi Tingginya Minat MacBook Neo, Produksi Langsung Ditambah
9to5mac
MACBOOK NEO - Tingginya minat konsumen terhadap MacBook Neo membuat Apple dikabarkan menggandakan target produksinya. 
Ringkasan Berita:
  1. Apple disebut meningkatkan target produksi MacBook Neo dari 5 juta menjadi 10 juta unit pada 2026.
  2. CEO Apple Tim Cook menyebut respons konsumen terhadap MacBook Neo "di luar perkiraan".
  3. Kesuksesan MacBook Neo mulai memberikan tekanan bagi produsen laptop Windows.

TRIBUNNEWS.COM - Kesuksesan MacBook Neo di pasar global tampaknya melampaui perkiraan Apple sendiri. 

Tingginya minat konsumen terhadap laptop terbaru tersebut membuat perusahaan dikabarkan meningkatkan target produksinya hingga dua kali lipat pada tahun 2026.

Dikutip dari MacRumors yang terbit pada 3 Juni 2026, analis rantai pasokan Apple, Ming-Chi Kuo, meyakini bahwa jumlah pengiriman MacBook Neo kepada Apple telah meningkat dari target awal 5 juta unit menjadi sekitar 10 juta unit sepanjang 2026.

Peningkatan tersebut disebut terjadi setelah peluncuran MacBook Neo pada Maret 2026 yang langsung mendapat sambutan positif dari pasar.

Dalam laporan keuangan Apple yang digelar pada akhir April lalu, CEO Apple, Tim Cook, mengungkapkan bahwa respons pelanggan terhadap MacBook Neo berada jauh di atas ekspektasi perusahaan.

Cook bahkan menyebut antusiasme pasar terhadap perangkat tersebut sebagai sesuatu yang "off the charts" atau sangat luar biasa.

Menurutnya, Apple sebenarnya sudah cukup optimistis terhadap potensi MacBook Neo sebelum peluncuran. 

Rekomendasi Untuk Anda

Namun perusahaan tetap salah memperkirakan besarnya minat konsumen.

Cook juga mengatakan bahwa MacBook Neo berhasil menarik banyak pembeli baru yang sebelumnya belum pernah menggunakan komputer Mac.

Pencapaian tersebut membantu Apple mencatat jumlah pembeli Mac pertama kali tertinggi dalam sejarah perusahaan pada kuartal terakhir.

MacBook Neo menjadi sorotan karena hadir sebagai laptop Apple dengan harga paling terjangkau hingga saat ini.

Baca juga: MacBook Neo Guncang Industri PC di Tengah Krisis Memori Global

Di Amerika Serikat, perangkat tersebut dibanderol mulai 599 dolar AS, dan harga khusus mahasiswa mulai 499 dolar AS.

Sementara di Indonesia, Macbook Neo dibanderol dengan harga Rp9,9 juta.

Meski hadir dengan harga yang lebih rendah dibandingkan lini MacBook lainnya, PC ini tetap membawa sejumlah fitur yang menarik.

Beberapa spesifikasi utama MacBook Neo antara lain:

  • Menggunakan chip A18 Pro yang juga dipakai pada iPhone.
  • Tersedia dalam beberapa pilihan warna cerah seperti Citrus dan Blush.
  • Ditujukan untuk segmen laptop premium dengan harga lebih terjangkau.
  • Menyasar pengguna baru yang ingin masuk ke ekosistem Apple.

Kombinasi harga dan performa tersebut dinilai menjadi salah satu faktor utama di balik tingginya permintaan pasar.

Keberhasilan MacBook Neo juga mulai dirasakan oleh para pesaing Apple.

Data dari firma riset IDC sebelumnya menunjukkan bahwa kehadiran MacBook Neo berhasil meningkatkan permintaan notebook secara global di tengah kondisi pasar PC yang sedang melemah akibat kelangkaan memori.

Bahkan sejumlah produsen laptop Windows mulai menyesuaikan strategi mereka.

Salah satu contohnya adalah Dell yang baru-baru ini memperkenalkan versi terbaru laptop XPS 13 dengan harga mulai 699 dolar AS.

Dalam materi promosinya, Dell secara langsung membandingkan produknya dengan MacBook Neo dan menyoroti fitur-fitur yang tidak tersedia pada perangkat Apple tersebut, seperti layar sentuh dan keyboard dengan lampu latar.

Meski demikian, Dell tetap mengakui bahwa MacBook Neo merupakan perangkat yang kompetitif.

Perusahaan tersebut menyatakan bahwa kehadiran MacBook Neo membuktikan adanya permintaan besar terhadap laptop berkualitas premium dengan harga yang lebih mudah dijangkau.

Kesuksesan generasi pertama tampaknya membuat Apple semakin percaya diri mengembangkan lini MacBook Neo.

Menurut laporan yang sama, Apple diperkirakan akan meluncurkan MacBook Neo generasi kedua pada tahun depan.

Perangkat tersebut disebut akan dibekali chip A19 Pro yang lebih baru serta peningkatan kapasitas RAM menjadi 12 GB.

Meski Apple belum memberikan konfirmasi resmi terkait spesifikasi tersebut, laporan ini menunjukkan bahwa MacBook Neo kemungkinan akan menjadi salah satu produk penting dalam strategi jangka panjang perusahaan.

Dengan tingginya permintaan yang terus meningkat dan produksi yang dikabarkan mencapai 10 juta unit, MacBook Neo kini menjadi salah satu peluncuran produk Apple yang paling sukses dalam beberapa tahun terakhir.

(Tribunnews.com/Widya)

Sesuai Minatmu
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di

Kirim Komentar

Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.

Berita Populer
Berita Terkini
Atas