Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Tajamkan Wawasanmu,
Suarakan
Opinimu
KLIK DI SINI
Tribun
LIVE ●

Kemenparekraf Simulasikan Protokol Kesehatan Mendaki Gunung

Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Kemenparekraf) melakukan penerapan protokol kesehatan untuk pendakian gunung di masa Adaptasi Kebiasaan Ba

Tayang:
Baca & Ambil Poin
zoom-in Kemenparekraf Simulasikan Protokol Kesehatan Mendaki Gunung
Kolase Tribunnews (Humas BNPB / Dume Harjuti Sinaga dan TribunJateng FAZRY ISMAIL/EPA-EFE)
(Kiri) Pengunjung Wisata Gunung Papandayan dan (Kanan) Protokol Sesehatan yang Harus Ditaati 

Laporan Wartawan Tribunnews.com, Seno Tri Sulistiyono

TRIBUNNEWS.COM, GARUT - Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Kemenparekraf) melakukan penerapan protokol kesehatan untuk pendakian gunung di masa Adaptasi Kebiasaan Baru (AKB).

Plt. Kepala Bidang Wisata Buatan Kemenparekraf Arya Galih Anindita mengatakan, dokumen petunjuk teknis protokol kesehatan saat ini sedang dalam persetujuan Menparekraf Wishnutama, tetapi secara prinsip poin-poinnya telah disepakati para pemangku kepentingan terkait.

"Kami sudah simulasikan sebulan yang lalu di Gunung Cikurai dan sekarang kedua di Gunung Papandayan, tetapi kami ingin kemas lebih baik agar ini bisa menjadi materi promosi," ujar Arya di kawasan Gunung Papandayan, Garut, Jawa Barat, Sabtu (16/8/2020).

Kemenparekrat melakukan simulasi protokol kesehatan untuk pendakian gunung dan memberikan bantuan perlengkapan mendaki karya dalam negeri.
Kemenparekrat melakukan simulasi protokol kesehatan untuk pendakian gunung dan memberikan bantuan perlengkapan mendaki karya dalam negeri. (Tribunnews.com/Seno Tri Sulistiyono)

Diketahui, Kemenparekraf bekerjasama dengan pelaku pendakian gunung telah menyusun protokol kesehatan dan panduan CHSE (cleanliness, health, safety, and environmental) wisata pendakian gunung.

Dalam penerapan protokol kesehatan di gunung, para pedaki wajib menjaga jarak, mencuci tangan, memakai masker.

Selain itu, kapasitas pendakian akan dibatasi dan wajib membawa keterangan surat sehat maupun rapid test.

Rekomendasi Untuk Anda

Di tempat yang sama, Kadisparbud Jawa Barat Dedi Taufik menyampaikan, pemerintah provinsi telah meminta pengelola kawasan wisata untuk menerapkan protokol kesehatan sejak wisatawan datang di pintu gerbang dengan mengecek suhu tubuh.

"Yang terpenting kedisiplinan masing-masing individu untuk 3M, memakai masker, menjaga jarak, mencuci tangan," ujar Dedi.

Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di
Atas