Akses berita lokal lebih cepat dan mudah melalui aplikasi TRIBUNnews
X
Tribunners
TribunJualbeli
Tribun Network
About Us
Redaksi
Info Iklan
Contact Us
Help
Terms of Use
Privacy Policy
Pedoman Media Siber
No Thumbnail
Desktop Version

Tribunners / Citizen Journalism

Penanganan Covid

Kasus Covid Melonjak, Semua Teriak: Bersabar dan Tahan Diri, Hindari Perdebatan

Jika kerumunan faktor penyebab penularan virus, maka semua kegiatan yang berpotensi menimbulkan kerumunan harus betul-betul diawasi ketat.

Kasus Covid Melonjak, Semua Teriak: Bersabar dan Tahan Diri, Hindari Perdebatan
Warta Kota/Henry Lopulalan
Petugas mempersiapkan ruangan rawat inap Pasien Covid-19 di Tower 8 Rumah Sakit Darurat Wisma Atlet Kemayoran, Jakarta Pusat, Selasa (15/6/2021). Tower 8 RSD Wisma Atlet Kemayoran dapat menampung 1.569 pasien Covif-19 dan dapat juga dipakai untuk ruang Isolasi Mandiri pasien tanpa gejala. Hal ini untuk persiapan bila ada meningkatnya pasien Covid 19 usai liburan lebaran (mudik). *Warta Kota/Henry Lopulalan) 

Oleh: Imam Subarul Adzim*)

TRIBUNNEWS.COM - Akhir-akhir ini kasus Covid 19 di Indonesia mengalami kelonjakan yang cukup drastis yaitu berada di angka delapan ribu kasus per hari. Kenaikan ini disebut-sebut sebagai efek dari libur Idul Fitri kemarin.

Di Jakarta saja, pada pekan lalu misalnya kenaikan kasus Covid meningkat cukup drastis, yang semula 7 persen menjadi 17 persen. Sedangkan keterisian tempat tidur di RS rujukan juga tak luput dari kenaikan, yang semula 45 persen menjadi 75 persen.

Kondisi ini sangat memprihatinkan. "Bila kondisi ini tidak terkendali kita akan masuk pada fase genting", ujar Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan.

Lonjakan kasus Covid tidak hanya dirasakan di DKI Jakarta, melainkan di berbagai wilayah Indonesia. Dengan itu pemerintah pusat berencana ingin menerapkan pengetatan kembali di pulau jawa mulai dari Banten, DKI Jakarta, Jakbar, Jateng, Jatim dan DIY.

Jika ini diterapkan, maka keterbatasan beraktivitas di ruang publik akan dirasakan kembali oleh warga seperti bulan Maret 2020.

Artinya perjuangan warga Indonesia melawan Covid-19 akan memasuki babak baru, perjuangan di mulai dari Nol lagi. Belum lagi berbicara temuan varian baru Covid-19. Satu saja belum selesai udah di tambah lagi.

Dengan kondisi sekarang ini, masyarakat dan pemerintah sama-sama panik. Sudah budaya klasik, kalau sudah terjadi, baru ramai dan ribut.

Sepertinya sebagian masyarakat kita kalau nggak ribut nggak asyik. Satu dengan yang lain saling menyalahkan. Padahal yang dibutuhkan adalah solusi bagaimana mengatasi lonjakan baru Covid 19, agar pandemi segera berlalu.

Saatnya masyarakat dan pemerintah harus sama-sama melakukan evaluasi. Masyarakat harus tetap waspada dan berhati-hati dengan terus mengindahkan protokol kesehatan (3M).

Halaman
12
Editor: Choirul Arifin
Tribunners merupakan jurnalisme warga, dimana warga bisa mengirimkan hasil dari aktivitas jurnalistiknya ke Tribunnews, dengan mendaftar terlebih dahulu atau dikirim ke email redaksi@tribunnews.com
Ikuti kami di
© 2021 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media. All Right Reserved
Atas