Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Satu Aplikasi Jutaan
Cerita
Indonesia
DOWNLOAD NOW!
Tribunners
LIVE ●

Tribunners / Citizen Journalism

Rupiah Terpuruk, Benarkah Kebal dari Intervensi BI?

Rupiah per 23 April 2026 berada di kisaran Rp17.300-an per dolar AS — level nominal terlemah dalam sejarah republik ini berdiri

Tribun X Baca tanpa iklan
zoom-in Rupiah Terpuruk, Benarkah Kebal dari Intervensi BI?
Tribunnews/Jeprima
NILAI TUKAR RUPIAH - Petugas merapikan mata uang rupiah dan dollar di Kantor Cabang Muamalat Tower, Jakarta, Kamis (5/3/2026). Rupiah per 23 April 2026 berada di kisaran Rp17.300-an per dolar AS — level nominal terlemah dalam sejarah republik ini berdiri 

Situasi 2026 dihadapi dengan modal kepercayaan yang jauh lebih tipis dibanding saat pandemi, ketika pelanggaran batas defisit dikomunikasikan dengan jernih dan ditangani secara kredibel. 

Pasar punya memori yang panjang, dan ia membaca selisih itu dengan teliti.

Rupiah dulu tertekan karena defisit neraca berjalan, cadangan devisa tipis, inflasi tinggi — semua variabel yang bisa dijawab langsung oleh instrumen moneter. 

Tekanan Rupiah sekarang bergerak di dimensi persepsi atas arah kebijakan, konsistensi sinyal dari pengambil keputusan, dan kepercayaan pada institusi. Bank sentral tidak punya alat untuk itu. 

Yang pasar sedang tunggu adalah batas defisit yang dipegang teguh dan bisa dibaca dengan jelas, tata kelola Danantara yang transparan dan dapat diaudit, serta sinyal independensi BI yang tidak perlu dipertanyakan — pilihan-pilihan yang membangun kepercayaan secara diam-diam di mata investor global.

Indonesia tidak kekurangan kekuatan fundamental. Pertumbuhan masih di atas 5 persen. Cadangan devisa tujuh kali lipat lebih tebal dari 1998. Inflasi terkendali. Kredit dan simpanan perbankan tumbuh sehat. 

Yang dibutuhkan adalah keberanian menyuntikkan realisme ke dalam kebijakan ekonomi, memperkuat institusi, dan menjaga konsistensi — bukan mengejar target ambisius yang fondasinya belum siap (IMF, 2025).

Rekomendasi Untuk Anda

Rupiah yang undervalued adalah peluang masuk yang menarik bagi investor yang membaca fundamentalnya dengan cermat. 

Peluang itu sudah terbuka cukup lebar. Kepercayaan yang membuatnya diambil tidak bisa datang dari Jalan Thamrin. Ia justru harus datang dari Istana.

OPERASI MILITER AS-ISRAEL - Penulis artikel, Jannus TH Siahaan, seorang pengamat kebijakan publik dan peneliti yang juga Doktor Sosiologi Alumni Universitas Padjadjaran. Dia menelaah kunci keberhasilan serangan gabungan Amerika Serikat dan Israel ke Iran pada 28 Februari 2026 kemarin.
NILAI TUKAR RUPIAH - Penulis artikel, Jannus TH Siahaan, seorang pengamat kebijakan publik dan peneliti yang juga Doktor Sosiologi Alumni Universitas Padjadjaran. (Tribunnews.com/HO/IST)

 

Halaman 3/3

Tribuners adalah platform jurnalisme warga. Untuk berkontribusi, anda bisa mengirimkan karya dalam bentuk berita, opini, esai, maupun kolom ke email redaksi@tribunnews.com


Konten menjadi tanggungjawab penulis dan tidak mewakili pandangan redaksi tribunnews.com.

Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di

Kirim Komentar

Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.

Berita Populer
Berita Terkini
Atas