Nikmati berita interaktif dan LIVE report 24 jam hanya di TribunX
Tribun

Pembuatan Ogoh-ogoh Simbol Kejahatan

Ketiga ogoh-ogoh tersebut, ditandakan sebagai simbol kejahatan yang harus dibasmi dengan cara dibakar.

Editor: Mohamad Yoenus

Laporan Wartawan Tribun Sumsel, Siemen Martin 

TRIBUNNEWS.COM, PALEMBANG - Perhimpunan Pemuda Hindu Indonesia (Peradah) wilayah Sumsel dalam rangka memeriahkan perayaan hari Nyepi, membuat tiga ogoh-ogoh (boneka raksasa) untuk diarak di Benteng Kuto Besak (BKB) pada 8 Maret nanti.

Ketiga ogoh-ogoh tersebut, ditandakan sebagai simbol kejahatan yang harus dibasmi dengan cara dibakar.

Ada pun model ogoh-ogoh yang tengah dikerjakan, yakni berbentuk Goblin, Rangda dan Rahwana.

Ketiganya memiliki tinggi dari 2-3 meter dengan corak warna asli seperti aslinya.

Pembuatan ogoh-ogoh ini diperkirakan selesai sekitar 1 minggu dengan keseluruhan biaya sekitar Rp 20 juta.

Bahan pembuatan ogoh-ogoh ini terbilang mudah dicari seperti steyroform, kayu reng, kawat dan lem.

BERITA REKOMENDASI

Kesulitan pembuatan ogoh-ogoh di bagian wajah, di mana pengukiran wajah dan mahkota sebagai simbol yang dipakai ogoh-ogoh. (*)

Sumber: Tribun Sumsel
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di
© 2024 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media. All Right Reserved
Atas