Tribun
TribunJualbeli
Tribunnews.com
Tribun Network
About Us
Info Iklan
Contact Us
Help
Terms of Use
Privacy Policy
Pedoman Media Siber
No Thumbnail
Desktop Version

Pesona Banyuwangi Dipromosikan Lewat Festival Film Cannes

Badan Ekonomi Kreatifmemilih Banyuwangi sebagai salah satu daerah kreatif yang akan dipromosikan pada Festival Film Cannes 2017 di Cannes, Perancis.

Pesona Banyuwangi Dipromosikan Lewat Festival Film Cannes
Kompas.com/ Ira Rachmawati
Memberi makan ikan di rumah apung Bangsring Under Water di Desa Bangsring, Kecamatan Wongsorejo, Kabupaten Banyuwangi, Jawa Timur. 

Dipilihnya Banyuwangi sebagai daerah yang akan dipromosikan sebagai lokasi syuting film internasional, menurut Anas, karena Bekraf menilai virus-virus kreativitas di Banyuwangi melibatkan warga desa.

"Bekraf senang karena banyak karya anak pedesaan Banyuwangi, di mana mereka mampu membuat video kreatif yang menarik. Apalagi kita berani melombakan video kreatif desa dan banyak peminatnya. Ini poin tersendiri," ujar dia.

Anas menganggap tawaran Bekraf menjadi angin segar bagi industri pariwisata daerah. Apalagi tempat promosinya di festival film paling bergengsi dunia, yaitu Festival Film Cannes yang sudah digelar sejak 1946.

Festival Film Cannes menjadi tempat berkumpulnya para pengusaha film dunia, produser, sutradara, sampai pemain film tersohor.

"Ini adalah sebuah peluang yang menjanjikan. Pesona alam dan kekayaan budaya Banyuwangi akan dipromosikan," jelas Anas.

Pelaksana Tugas (Plt) Dinas Pariwisata Banyuwangi MY Bramuda menambahkan, pihaknya tengah menyiapkan segala kebutuhan promosi Banyuwangi untuk dipromosikan Bekraf ke Festival Film Cannes.

Banyuwangi harus bisa menampilkan keunggulan wilayah masing-masing selama berada di festival tersebut.

"Kita diminta bisa merangkum semua potensi yang kita miliki. Intinya kita diminta untuk menginformasikan sejelas-jelasnya tentang Banyuwangi, termasuk proses perizinan di lokasi syuting," ujar Bramuda.

Bekraf terus mendorong bergeraknya sektor ekonomi kreatif Banyuwangi dengan terlibat dalam beberapa program, salah satunya pembuatan video kreatif oleh desa-desa di Banyuwangi.

Bekraf memberi bimbingan teknik pembuatan film bagi anak-anak muda desa untuk membuat video yang berkualitas seperti penulisan naskah dan skenario, manajemen produksi dan pengarahan atau penyutradaraan.

"Kita ingin desa-desa di Banyuwangi mempromosikan potensi wilayahnya masing-masing lewat tangan anak-anak mudanya sendiri. Tidak hanya membuat film, yang baik tapi berkualitas dan mampu bersaing," tegas dia. 

Ikuti kami di
Add Friend
Editor: Y Gustaman
Sumber: Surya
  Loading comments...

Baca Juga

© 2019 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media. All Right Reserved
Atas