News

Bisnis

Super Skor

Sport

Seleb

Lifestyle

Travel

Lifestyle

Tribunners

Video

Tribunners

Kilas Kementerian

Images

Virus Corona

Dukung Trump, Partai Republik AS Serukan Dirjen WHO Mundur

Penulis: Srihandriatmo Malau
Editor: Johnson Simanjuntak
AA

Text Sizes

Medium

Large

Larger

Direktur Jenderal WHO Tedros Adhanom Ghebreyesus di Jenewa, Swiss, Rabu (11/3/2020), menyampaikan penilaian bahwa virus corona jenis baru (COVID-19) sebagai pandemi. (Photo by Fabrice COFFRINI / AFP)

AS adalah pendonor tunggal terbesar berkontribusinya antara 400 juta dolar AS hingga 500 juta dolar AS per tahun untuk lembaga yang berbasis di Jenewa dalam beberapa tahun terakhir.

Menanggapi keputusan itu, Uni Eropa pada Rabu (15/4/2020) menegaskan, Trump "tidak punya alasan" untuk membekukan dana untuk WHO pada saat kritis seperti ini.

Bahkan menurut Uni Eropa, sekarang dibutuhkan kesatuan bukan perpecahan.

Kepala Kebijakan Luar Negeri Uni Eropa Josep Borrell mengatakan 27 Negara Uni Eropa sangat menyesali penghentian pendanaan itu.

Menurut dia, badan kesehatan PBB itu sekarang "memerlukan lebih dari sebelumnya" untuk memerangi pandemi.

"Hanya dengan menggabungkan kekuatan, kita dapat mengatasi krisis ini, yang tidak mengenal batas," tegas Borrell.

Meskipun dalam satu sekutu tradisional selama beberapa dekade, Uni Eropa semakin kritis terhadap kebijakan Trump selama beberapa tahun terakhir.

Di seluruh dunia, pandemi telah menginfeksi 2 juta lebih orang dan membunuh lebih dari 127.000 orang, menurut penghitungan Johns Hopkins University.

Perdana Menteri Australia Scott Morrison mengatakan ia bersimpati dengan beberapa kritik Trump terhadap WHO dan Cina.

Tetapi Australia menegaskan sikapnya akan terus mendanai badan kesehatan PBB.

"Kami bekerja sama dengan mereka... Tapi mereka (WHO-red) tidak kebal terhadap kritik," ujar Morrison.

Menteri Luar Negeri Jerman, Heiko Maas, menyerukan persatuan dan kerjasama setiap negara dalam memerangi Covid-19.

"Virus tidak mengenal batas. Kita harus bekerja sama melawan Covid-19. Penguatan PBB, khususnya pendanan yang kurang WHO, adalah investasi yang lebih baik, misalnya, untuk mengembangkan dan mendistribusikan tes dan vaksin. "

Trump Hentikan Pendanaan Amerika untuk WHO

Trump mengumumkan penghentian pendanaan AS untuk organisasi kesehatan dunia (WHO). Demikian Trump umumkan, Selasa (14/4/2020) waktu setempat.

Halaman
123
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!

Berita Populer

Berita Terkini