News

Bisnis

Super Skor

Sport

Seleb

Lifestyle

Travel

Lifestyle

Tribunners

Video

Tribunners

Kilas Kementerian

Images

Virus Corona

Italia akan Izinkan Perjalanan Lintas Negara dan Regional Mulai 3 Juni

Penulis: Ika Nur Cahyani
Editor: Malvyandie Haryadi
AA

Text Sizes

Medium

Large

Larger

Seorang pria berjalan sendirian di belakang mobil jenazah membawa peti mati ibunya untuk upacara pemakaman di pemakaman tertutup Seriate, dekat Bergamo, Lombardy, Italia pada tanggal 20 Maret 2020

Keagamaan lainnya juga akan diizinkan untuk mengadakan layanan keagamaan.

Semua pembatasan perjalanan akan dicabut mulai 3 Juni.

Pengumuman Conte ini datang tak lama setelah Italia mengalami penurunan lebih lanjut dalam jumlah kematian hariannya.

Ada lebih dari 900 kematian pada 27 Maret, tetapi pemerintah mencatat 262 korban jiwa baru pada Jumat lalu.

Awal pekan ini, pemerintah menyetujui paket stimulus yang ditujukan untuk mengimbangi dampak ekonomi pandemi pada bisnis dan keluarga.

Beberapa negara Eropa terdampak parah oleh pandemi corona ini.

Namun akhir-akhir ini, negara di seluruh Eropa mulai melaporkan penurunan jumlah kematian setiap harinya.

Portugal, Spanyol, dan Yunani adalah beberapa negara yang telah melonggarkan kuncian nasional.

Sementara itu, ekonomi Jerman terdampak cukup parah karena wabah corona.

Jerman, pemegang ekonomi terbesar di Eropa ini jatuh ke dalam resesi setelah muncul laporan penurunan ekonomi sebanyak 2,2 persen selama tiga bulan ini.

Pulau Sisilia, Italia (sicily.co.uk)

Baca: Ancaman Nyata Jika Liga Italia Dilanjutkan, FIGC akan Diskusikan soal Protokol Kesehatan

Baca: Adrien Rabiot Enggan Kembali ke Italia, Juventus Ancam Lakukan Pemecatan

Lalu di Inggris, tingkat infeksi Covid-19 mulai merangkak naik ke puncak pandemi menurut pemerintah setempat.

Bergeser ke Amerika Latin, Jumat (15/5/2020) lalu Menteri Kesehatan Brasil yang baru dilantik, Nelson Teich mengundurkan diri.

Sama seperti pendahulunya yang dipecat Presiden Jair Bolsonaro, Mandetta, Teich mengaku tidak sepakat dengan keinginan presiden.

Lebih dari 4,5 juta kasus Covid-19 tercatat secara global, menurut Johns Hopkins University.

Sedangkan sekitar sepertiga di antaranya telah pulih.

(Tribunnews/Ika Nur Cahyani)

Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!

Berita Populer

Berita Terkini