News

Bisnis

Super Skor

Sport

Seleb

Lifestyle

Travel

Lifestyle

Tribunners

Video

Tribunners

Kilas Kementerian

Images

Gantikan Boris Johnson, Liz Truss Terpilih Jadi PM Inggris

Penulis: Yohanes Liestyo Poerwoto
Editor: Arif Fajar Nasucha
AA

Text Sizes

Medium

Large

Larger

Menteri Luar Negeri Inggris Liz Truss berbicara selama Konferensi Musim Semi Partai Konservatif di Blackpool Winter Gardens di Blackpool, barat laut Inggris, pada 19 Maret 2022. Liz Truss terpilih menjadi PM Inggris yang baru menggantikan Boris Johnson. Ia mengalahkan kandidat lain yaitu Rishi Sunak.

TRIBUNNEWS.COM - Menteri Luar Negeri Inggris, Liz Truss menjadi Perdana Menteri terbaru dan menggantikan Boris Johnson.

Terpilihnya Truss setelah menang dalam pemilihan internal di Partai Konservatif dengan mengalahkan mantan Menteri Keuangan Inggris, Rishi Sunak.

Dikutip dari CNBC, Truss meraih suara sebanyak 81.326 anggota sedangkan Sunak memperoleh 60.399 suara.

Setelah pengumuman, Truss pun mengucapkan terimakasih kepada pendukungnya dan menyebut nama Boris Johnson sebagai temannya.

Pada pidatonya, ia berjanji akan memenuhi janjinya kepada para pendukung di tahun 2019, merancang rencana untuk memotong pajak, serta menumbuhkan ekonomi Inggris.

Selain itu, Truss juga memiliki program jangka panjang terkait suplai energi serta membawa kemenangan kepada partai Konservatif di Pemilu selanjutnya yang kemungkinan akan digelar pada tahun 2024.

Baca juga: Debat TV Kandidat PM Inggris Liz Truss dan Rishi Sunak Batal karena Presenter Pingsan

Lebih lanjut, Truss pun mengomentari masa kepemimpinan Boris Johnson seperti soal Brexit hingga Presiden Rusia, Vladimir Putin.

"Boris, Anda dapat mewujudkan Brexit, Anda 'menghancurkan' (pemimpin Partai Buruh) Jeremy Corbyn, Anda meluncurkan vaksin dan menghadapi Vladimir Putin."

"Anda begitu dikagumi dari Kiev hingga Carlisle," katanya dikutip dari Washington Post.

Terpisah, Boris pun mengucapkan selamat kepada Truss.

Boris menganggap kemenangan Truss adalah sebuah penentuan dan dianggap memiliki rencana tepat untuk mengatasi krisis keuangan, menyatukan partai Konservatif, melanjutkan untuk menyatukan hingga menaikkan kelas dari Inggris.

Menanggapi pernyataan Boris itu, Sunak pun menulis cuitan di akun Twitternya @RishiSunak, Senin (5/9/2022).

Ia menegaskan bahwa partai Konservatif adalah keluarga dan menganggap Truss adalah sosok yang pas.

"Terimakasih kepada siapapun yang memilih saya. Saya telah mengatakan bahwa Partai Konservatif adalah satu keluarga.

Halaman
12
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda

Berita Populer

Berita Terkini