Dia mengaku tidak bersalah dan membantah melakukan kesalahan apapun dalam semua kasus tersebut.
Trump mengatakan semua kasus tersebut merupakan upaya untuk menggagalkan dirinya yang akan kembali mengikuti pemilu AS.
“Apa yang terjadi di sini adalah parodi keadilan. Kami tidak melakukan kesalahan apa pun. Saya tidak melakukan kesalahan apapun,” kata Trump kepada wartawan pekan lalu.
Baca juga: Mantan Presiden Amerika Serikat Donald Trump Serahkan Diri kepada Pihak Berwenang Georgia
Nominasi Pilpres AS 2024
Terlepas dari permasalahan hukumnya, Trump tetap memimpin dalam persaingan untuk nominasi presiden dalam Pilpres AS 2024.
Berdasarkan Konstitusi AS, Trump dapat mencalonkan diri dan terpilih sebagai presiden meskipun dia dinyatakan bersalah atas kejahatan yang dituduhkan kepadanya.
Namun, situasi saat ini belum pernah terjadi sebelumnya dan tidak jelas bagaimana kemungkinan hukuman penjara akan dijatuhkan.
Trump telah mengaku tidak bersalah dalam semua kasus pidana dan bisa menghabiskan sebagian besar waktunya di pengadilan tahun depan, bahkan ketika ia berkampanye untuk merebut kembali Gedung Putih, lapor Reuters.
Trump menyerahkan diri pekan lalu di Penjara Fulton County di Atlanta, Georgia untuk menghadapi dakwaan.
Faktanya, mantan presiden tersebut telah menggunakan mugshot Georgia untuk mengumpulkan dana kampanye.
Mugshot itu ditampilkannya pada barang dagangan, termasuk cangkir dan kaos, dengan tulisan, “jangan pernah menyerah”.
Dia segera dibebaskan dengan jaminan $200.000 setelah menjadi mantan presiden pertama dalam sejarah AS yang fotonya diambil selama penangkapan singkatnya, dikutip dari CNN.
(Tribunnews.com/Andari Wulan Nugrahani)