News

Bisnis

Super Skor

Sport

Seleb

Lifestyle

Travel

Lifestyle

Tribunners

Video

Tribunners

Kilas Kementerian

Images

Konflik Rusia Vs Ukraina

Revolusi Perang Drone: Rusia Banjiri Medan Perang Ukraina dengan Drone Serat Optik

Penulis: Hasiolan Eko P Gultom
AA

Text Sizes

Medium

Large

Larger

SERAT OPTIK - Sebuah drone serat optik yang masih dalam pengembangan insinyur Ukraina untuk mengimbangi kemajuan Rusia dalam peperangan. Drone ini diklaim mampu stabil dalam pengendaliannya hingga jarak 20 kilometer.

Pertama, drone tersebut, yang dilengkapi tabung besar untuk menahan kabel serat optik agar tetap terurai selama penerbangan, mudah dikenali di medan perang.

Dengan senapan yang bagus, drone tersebut dapat dengan mudah ditembak jatuh, jelas Tchornim, sang insinyur.

Selanjutnya, karena tabungnya, yang beratnya dapat mencapai 5 kilogram, muatan bahan peledak harus dikurangi, yang dapat membatasi dampak ledakannya.

Penting juga untuk dicatat bahwa drone serat optik lebih sulit untuk bermanuver daripada drone FPV kecil, Zubenko menegaskan.

Terakhir, Makhitko mengatakan, bundel kabel serat optik yang menghubungkan beberapa drone ke operatornya dapat memudahkan pelacakan. Setelah terdeteksi, drone-drone tersebut menjadi sasaran tembakan balasan, yang memaksa unit untuk sering berpindah lokasi dan mengurangi efektivitas mereka di lapangan.

Terlebih lagi, jenis drone ini kurang cocok untuk daerah berhutan seperti Donbas, Kharkiv, atau Sumy, lanjutnya.

Di semak belukar, kabel mudah tersangkut di dahan, dan seratnya putus seperti jerami pada sudut yang salah.

Satu mobil—atau bahkan seekor hewan—yang melintasi jalurnya sudah cukup untuk memutuskan sambungan.

Namun demikian, terlepas dari keterbatasannya, Kapten Matviyishyn bersikap tegas: drone serat optik akan merevolusi medan perang.

"Drone-drone ini tidak akan pernah menggantikan seluruh persenjataan, tetapi hampir tidak ada keraguan bahwa mereka akan menjadi senjata yang menentukan," ujarnya.

"Dan hasil perang akan bergantung, antara lain, pada kemampuan kita untuk mengembangkan industri kita sendiri sambil mempelajari cara bertahan melawan mereka," katanya seperti dalam penutup tulisan Roche.

 

 

(oln/tmt/*)
 

 

Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!

Berita Populer

Berita Terkini