Di sisi lain, Hamas menuntut gencatan senjata permanen, penarikan pasukan Israel, pertukaran sandera dengan tahanan, distribusi bantuan tanpa hambatan, rekonstruksi, serta adanya jaminan politik.
Sementara Israel menegaskan syarat mereka adalah pembebasan seluruh sandera, pelucutan senjata, dan pembubaran Hamas.
Upaya perundingan gencatan senjata yang dimediasi Qatar dan Mesir sejauh ini masih menemui jalan buntu.
Ketegangan semakin meningkat setelah Israel melakukan serangan ke Doha pada 9 September 2025, yang memicu kemarahan Qatar serta tuntutan permintaan maaf resmi.
Di KTT PBB pada hari Selasa, Qatar kembali mengecam Israel dengan Emir Qatar Sheikh Tamim bin Hamad Al Thani mengatakan Israel datang ke Qatar untuk negosiasi sambil merencanakan serangan terhadap negaranya.
(Tribunnews.com/Yunita Rahmayanti)
Baca tanpa iklan