News

Bisnis

Super Skor

Sport

Seleb

Lifestyle

Travel

Lifestyle

Tribunners

Video

Tribunners

Kilas Kementerian

Images

Rusuh di Amerika Serikat

Trump Gugat BBC 10 Miliar Dolar AS karena Pidato Kerusuhan Capitol 2021 Diedit

Penulis: Andari Wulan Nugrahani
Editor: Febri Prasetyo
AA

Text Sizes

Medium

Large

Larger

TRUMP DI IOWA - Gambar diambil dari Facebook The White House pada Jumat (4/7/2025), memperlihatkan Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump dalam kunjungannya ke Iowa pada Kamis (3/7/2025). Terkini, Trump menggugat BBC senilai 10 miliar dolar AS, menuding pengeditan pidato 6 Januari 2021 mencemarkan nama baiknya, Senin (15/12/2025).

Ringkasan Berita:

  • Trump menggugat BBC senilai 10 miliar dolar AS atas dugaan pengeditan pidatonya menjelang kerusuhan Gedung Capitol pada 6 Januari 2021.
  • Gugatan diajukan ke Pengadilan Federal Florida Selatan dengan tuduhan pencemaran nama baik dan pelanggaran hukum praktik perdagangan.
  • Trump menilai dokumenter Panorama menghilangkan seruan damai sehingga seolah ia mendorong kekerasan.
  • BBC mengakui kesalahan penilaian, namun menilai gugatan itu tidak memiliki dasar hukum kuat.

TRIBUNNEWS.COM - Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump secara resmi mengajukan gugatan hukum terhadap British Broadcasting Corporation  atau BBC.

BBC adalah lembaga penyiaran layanan publik Inggris yang berkantor pusat di Broadcasting House di London, Inggris.

Trump menuntut ganti rugi setidaknya 10 miliar dolar Amerika sekitar 166,5 triliun rupiah atas dugaan pengeditan pidatonya menjelang kerusuhan Gedung Capitol AS pada 6 Januari 2021 lalu.

Gugatan tersebut diajukan ke Pengadilan Federal Distrik Selatan Florida pada Senin (15/12/2025) waktu setempat.

Trump melayangkan dua tuntutan terhadap lembaga penyiaran publik Inggris itu, yakni pencemaran nama baik dan pelanggaran Undang-Undang Praktik Perdagangan yang Menipu dan Tidak Adil Florida, masing-masing dengan nilai gugatan 5 miliar dolar Amerika atau sekitar 83,25 triliun rupiah.

Menurut gugatan, BBC mengedit pidato Trump dalam film dokumenter Panorama dengan menggabungkan potongan kalimat yang dinilai memberi kesan bahwa Trump secara langsung menyerukan kekerasan.

Padahal, dalam pidato tersebut Trump juga disebut menyerukan aksi damai, bagian yang diklaim dihilangkan dalam penyuntingan.

“Saya menggugat BBC karena telah memutarbalikkan kata-kata saya, secara harfiah."

"Itu berita palsu,” kata Trump kepada wartawan di Gedung Putih, sembari menuding penyuntingan itu dilakukan secara sengaja.

Trump menilai tayangan tersebut telah merusak reputasi dan menimbulkan kerugian finansial yang besar.

Dalam dokumen gugatan, ia menyebut BBC tidak menunjukkan penyesalan yang sungguh-sungguh, meski telah menyampaikan permintaan maaf.

Baca juga: Jack Smith Selidiki Peran Donald Trump di Kerusuhan Capitol, hingga soal Dokumen Rahasia di Rumahnya

BBC sebelumnya mengakui adanya kesalahan penilaian dalam proses pengeditan dan menyatakan bahwa tayangan tersebut dapat menimbulkan kesan keliru seolah Trump menyerukan kekerasan.

Pihak penyiaran menegaskan tidak ada dasar hukum kuat atas gugatan tersebut.

Sejumlah pakar hukum menilai BBC kemungkinan akan berlindung pada perlindungan kebebasan pers dalam Konstitusi AS.

Mereka berpendapat Trump harus membuktikan bahwa BBC bertindak dengan niat jahat atau secara sembrono menyesatkan publik.

Menurut Al Jazeera, BBC belum memberikan komentar resmi setelah gugatan diajukan.

Sementara itu, The Guardian melaporkan polemik dokumenter Panorama itu sempat memicu krisis internal di BBC dan berujung pada pengunduran diri dua pejabat senior.

Gugatan terhadap BBC menambah daftar panjang langkah hukum Trump terhadap media.

Sebelumnya, ia juga menggugat sejumlah organisasi pers AS, termasuk The New York Times dan The Wall Street Journal, yang semuanya membantah tuduhan tersebut.

Kronologi Kerusuhan Capitol 6 Januari 2021

Kerusuhan 6 Januari 2021 menjadi salah satu peristiwa politik paling serius dalam sejarah modern AS.

Berikut kronologi kerusuhan Gedung Capitol Amerika Serikat pada 6 Januari 2021, dirangkum dari berbagai sumber:

Pagi – Menjelang Siang

Ribuan pendukung Presiden AS saat itu, Donald Trump, berkumpul di Washington DC untuk menghadiri aksi bertajuk “Save America”. Aksi ini digelar bertepatan dengan agenda Kongres AS untuk mengesahkan kemenangan Joe Biden dalam Pemilu Presiden 2020.

BBC dan CNN melaporkan massa datang dari berbagai negara bagian dan membawa simbol serta slogan penolakan hasil pemilu.

Sekitar Pukul 11.50 Waktu Setempat

Trump menyampaikan pidato di dekat Gedung Putih. Ia kembali mengklaim pemilu telah dicurangi dan meminta para pendukungnya “berjalan ke Capitol”.

BBC dan The Guardian mencatat Trump juga sempat menyerukan agar aksi dilakukan secara damai.

Baca juga: Pria yang Duduk di Meja Nancy Pelosi saat Rusuh Capitol 6 Januari Dinyatakan Bersalah atas 8 Dakwaan

Pukul 13.00

Sidang gabungan Kongres AS dimulai di Gedung Capitol Amerika Serikat, dipimpin Wakil Presiden Mike Pence, untuk mengesahkan hasil Electoral College.

Sekitar Pukul 13.30

Massa mulai mendobrak barikade keamanan dan bentrok dengan polisi Capitol. Beberapa petugas terluka.

CNN dan Reuters melaporkan aparat kewalahan menghadapi jumlah massa yang besar.

Pukul 14.00–14.30

Perusuh berhasil memasuki gedung Capitol, memecahkan jendela, merusak pintu, dan menyusup ke ruang sidang Senat serta DPR.

Anggota Kongres dievakuasi dan sidang ditunda.

Reuters menyebut ini sebagai pelanggaran keamanan terburuk terhadap Capitol dalam lebih dari 200 tahun.

Sore Hari

Trump mengunggah video di media sosial, meminta massa pulang, namun tetap mengulang klaim pemilu dicurangi.

BBC melaporkan video tersebut kemudian dihapus oleh platform media sosial.

Malam Hari

Pasukan Garda Nasional dikerahkan. Situasi berhasil dikendalikan dan gedung Capitol diamankan kembali.

Sidang Kongres dilanjutkan pada malam hari.

Dini Hari 7 Januari

Baca juga: Gedung Capitol AS Digeruduk Pendemo Pro-Palestina, 300 Orang Ditangkap

Kongres secara resmi mengesahkan kemenangan Joe Biden sebagai Presiden AS terpilih.

Associated Press melaporkan proses pengesahan rampung meski diwarnai keberatan dari sejumlah anggota parlemen.

Korban dan Dampak

  • 5 orang tewas, termasuk satu polisi Capitol
  • Puluhan orang luka-luka
  • Lebih dari 1.000 orang kemudian didakwa atas berbagai kejahatan

(Tribunnews.com/Andari Wulan Nugrahani)

Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!

Berita Populer

Berita Terkini