News

Bisnis

Super Skor

Sport

Seleb

Lifestyle

Travel

Lifestyle

Tribunners

Video

Tribunners

Kilas Kementerian

Images

Anggaran 43 Triliun Yen, Jepang Siapkan Pertahanan Hadapi Ancaman Kawasan

Editor: Eko Sutriyanto
AA

Text Sizes

Medium

Large

Larger

ANGGARAN PERTAHANAN JEPANG - Dr. Yasuaki Chijiwa lulusan universitas Hiroshima, dikenal sebagai pakar keamanan dan pertahanan Jepang (Richard Susilo)

Perhatian terhadap Taiwan juga meningkat, seiring perubahan lingkungan keamanan kawasan Indo-Pasifik. Jepang dan AS kini memperbaiki struktur komando bersama melalui pembentukan Joint Operations Command, guna meningkatkan efektivitas koordinasi militer.

Kebangkitan Berkat  Perjanjian San Francisco

Chijiwa menyimpulkan bahwa meskipun Konferensi Yalta merupakan kesepakatan terburuk bagi Jepang dalam sejarah modern, Jepang mampu bangkit dengan menandatangani Perjanjian San Francisco enam tahun kemudian, yang jauh lebih menguntungkan.

Ke depan, Jepang dinilai perlu memperkuat otonomi dan kemandirian pertahanan, sambil tetap menjaga kelangsungan aliansi Jepang-AS.

“Pertahanan diri yang otonom bagi Jepang sangatlah penting dalam masa depan,” tekan Chijiwa lebih lanjut.

Dr. Yasuaki Chijiwa lulusan universitas Hiroshima, kini berusia 50 tahunan, dikenal sebagai pakar keamanan dan pertahanan Jepang, dengan fokus utama pada sejarah, struktur, dan masa depan aliansi Jepang–Amerika Serikat, termasuk dinamika keamanan di kawasan Indo-Pasifik. Penasehat senior Kementerian Pertahanan Jepang.
  
Diskusi  pertahanan di Jepang dilakukan Pencinta Jepang gratis bergabung. Kirimkan nama alamat dan nomor whatsapp ke email: tkyjepang@gmail.com

Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!

Berita Populer

Berita Terkini