News

Bisnis

Super Skor

Sport

Seleb

Lifestyle

Travel

Lifestyle

Tribunners

Video

Tribunners

Kilas Kementerian

Images

WNI Pertama Perkenalkan Surabi di Jepang, Satukan Dua Budaya

Editor: Eko Sutriyanto
AA

Text Sizes

Medium

Large

Larger

MAKANAN TRADISIONAL - Adi Nurwan (36), Warga Negara Indonesia asal Baturaja, Sumatera Selatan, akhirnya menemukan apa yang selama ini ia cari: makanan tradisional Indonesia yang mampu mengakrabkan masyarakat Jepang dan Indonesia. Hal itu diwujudkannya dengan membuka toko Surabi di kawasan Kichijoji, Tokyo, yang resmi beroperasi sejak 15 Februari 2025

Menu yang ditawarkan pun dibuat sederhana dan fokus: surabi saja, dengan berbagai varian seperti keju, custard, matcha, choco banana, mix berry, serta minuman hangat khas Indonesia seperti bajigur , jus alpukat , kopi dan teh Jawa.

Harga surabi dibanderol sekitar 350 yen, menjadikannya camilan yang mudah dijangkau berbagai kalangan.

“Saat musim sakura, toko sangat ramai karena dekat taman Kichijoji. Musim panas banyak WNI datang, musim dingin pengunjung campuran Jepang dan Indonesia. Sekarang juga banyak turis Indonesia yang mampir,” ujarnya.

Toko ini disebut sebagai yang pertama dan satu-satunya di Jepang yang secara khusus menjual surabi tradisional Indonesia.

Fokus dan Rencana ke Depan

Mengapa tidak menambah menu lain? “Saya ingin tetap fokus pada surabi. Dari awal konsepnya memang spesialis, supaya nilai budayanya tetap kuat,” tegas Adi.

Untuk rencana ke depan, ia membuka kemungkinan ekspansi secara bertahap.

“Jika ada lokasi yang benar-benar cocok di pusat kota, kami ingin membuka satu toko lagi dengan konsep serupa. Tapi semuanya bertahap.” pungkasnya.

Diskusi  restoran   Indonesia   di Jepang dilakukan Pencinta Jepang gratis bergabung. Kirimkan nama alamat dan nomor whatsapp ke email: tkyjepang@gmail.com

Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!

Berita Populer

Berita Terkini