News

Bisnis

Super Skor

Sport

Seleb

Lifestyle

Travel

Lifestyle

Tribunners

Video

Tribunners

Kilas Kementerian

Images

Iran Vs Amerika Memanas

Iran Ancam Serang Pangkalan Militer AS di Timur Tengah Jika Donald Trump Ikut Campur

Editor: Hasanudin Aco
AA

Text Sizes

Medium

Large

Larger

PANGKALAN MILITER AS - Foto memperlihatkan pangkalan udara Amerika Serikat (AS) di Qatar, Al-Udeid.

TRIBUNNEWS.COM, IRAN - Iran memperingatkan negara-negara tetangganya di Timur Tengah yang menampung pasukan Amerika Serikat (AS).

“Teheran telah memberi tahu negara-negara regional, mulai dari Arab Saudi dan UEA hingga Turki, bahwa pangkalan AS di negara-negara tersebut akan diserang jika AS menargetkan Iran. Meminta negara-negara ini untuk mencegah Washington menyerang Iran,” kata seorang pejabat senior Iran kepada Reuters pada Rabu (14/1/2026).

Ancaman itu mengemuka di tengah rencana Presiden AS Donald Trump turut campur menangani para demonstran di Iran.

Beberapa personel pasukan AS telah disarankan untuk meninggalkan pangkalan udara utama AS di Timur Tengah.

Meskipun tidak ada tanda-tanda evakuasi pasukan dalam skala besar.

Pada sebuah wawancara dengan CBS News kemarin, Trump bersumpah akan mengambil "tindakan yang sangat tegas" jika Iran mengeksekusi para demonstran yang tengah marak di negara itu.

Demonstrasi besar-besaran di Iran terjadi sejak akhir Desember 2025.

Setidaknya dari 2.400 demonstran tewas dalam aksi protes itu, menurut catatan kelompok hak asasi manusia.

Aksi warga Iran di berbagai wilayah turun ke jalan dipicu oleh krisis ekonomi, kenaikan biaya hidup, dan krisis politik.

Pangkalan Militer di Qatar Mulai Dikosongkan

Sementara itu sejumlah personel militer mulai meninggalkan pangkalan udara militer AS Al Udeid di Qatar pada Rabu (14/1/2026) malam.

Al Udeid adalah pangkalan AS terbesar di Timur Tengah yang menampung sekitar 10.000 tentara Amerika.

“Ini adalah perubahan postur dan bukan perintah evakuasi,” kata salah satu diplomat AS kepada Reuters.

GELOMBANG PROTES - Para pemilik toko dan pedagang melakukan protes di jalanan memprotes buruknya kondisi ekonomi dan mata uang Iran yang sedang terpuruk di Teheran pada 29 Desember 2025. Demonstrasi berubah menjadi gelombang protes yang memakan sebanyak 6 korban sejauh ini. (HO/IST/Tangkap Layar/RNTV)

Puluhan warga Iran menyeberang perbatasan ke Turki

Puluhan warga Iran telah menyeberangi perbatasan ke Turki pada hari Rabu, saat pihak berwenang menindak para demonstran, lapor kantor berita Reuters. 

Halaman
123
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!

Berita Populer

Berita Terkini