Berlayar di samping USS Abraham Lincoln adalah kapal penjelajah kelas Ticonderoga dan kapal perusak kelas Arleigh Burke, membentuk layar pertahanan yang rapat.
Kapal-kapal ini menggunakan Sistem Tempur Aegis yang canggih untuk melacak ratusan target secara bersamaan dan meluncurkan rudal pencegat SM-2 dan SM-6.
Rudal-rudal yang sangat mumpuni ini dapat menghancurkan ancaman balistik di ketinggian dan rudal jelajah yang terbang rendah dari jarak lebih dari 150 kilometer.
Lapisan ini bertindak sebagai payung besar yang menutupi seluruh kelompok penyerang.
-
Rudal RIM-162 ESSM - Kecepatan Mach 4 dengan Jangkauan 50 Km
Jika ancaman lolos dari jangkauan pesawat patroli dan kapal pengawal, rudal jarak menengah milik kapal induk akan menyerang.
USS Abraham Lincoln dilengkapi dengan sistem Evolved SeaSparrow Missile (ESSM), yang dirancang khusus untuk menembak jatuh rudal anti-kapal supersonik yang lincah.
Tidak seperti sistem peluncuran vertikal pada kapal perusak, kapal induk menembakkan rudal pencegat ini dari peluncur kotak yang dapat diputar.
Rudal ini dapat bermanuver pada gaya G ekstrem untuk mengenai target hingga jarak 50 kilometer.
-
Rudal RIM-116 Rolling Airframe, Perlindungan 9 Km terhadap Rudal Jelajah Permukaan Laut
Untuk ancaman yang berada dalam jangkauan visual, kapal induk menggunakan sistem Rolling Airframe Missile (RAM).
Senjata ringan dan reaksi cepat ini dirancang untuk menghancurkan rudal anti-kapal yang terbang dekat permukaan air.
Peluncurnya menampung 21 rudal yang mengunci sinyal panas atau radar dari senjata yang datang dengan presisi tinggi.
Dengan jangkauan sekitar 9 kilometer, RAM memberikan pertahanan tembakan cepat yang penting terhadap penembus pertahanan luar.
-
Senjata Phalanx CIWS, 4.500 Peluru Per Menit pada Jarak 1,5 Km
Lapisan pertahanan terakhir adalah Sistem Senjata Jarak Dekat Phalanx, yang sering disebut R2-D2 karena bentuknya.
Senjata Gatling 20mm yang dipandu radar ini secara otomatis melacak dan menyerang rudal atau drone yang berada beberapa detik dari titik tumbukan.
Senjata ini menembakkan peluru penembus lapis baja tungsten dengan kecepatan luar biasa 4.500 tembakan per menit untuk menghancurkan target yang datang di udara.
Baca tanpa iklan