News

Bisnis

Super Skor

Sport

Seleb

Lifestyle

Travel

Lifestyle

Tribunners

Video

Tribunners

Kilas Kementerian

Images

Ketegangan Ethiopia Meningkat, Bentrokan Kembali Pecah di Tigray, Penerbangan Ditangguhkan

Penulis: Andari Wulan Nugrahani
Editor: Garudea Prabawati
AA

Text Sizes

Medium

Large

Larger

 

TRIBUNNEWS.COM - Bentrokan kembali pecah antara pasukan pemerintah Ethiopia dan pasukan Tigray di wilayah utara negara itu.

Pertempuran terjadi di wilayah Tsemlet, Tigray barat, yang selama ini menjadi wilayah sengketa antara otoritas federal dan kelompok bersenjata lokal.

Sumber keamanan dan diplomatik menyebut situasi terus memburuk dalam beberapa hari terakhir.

Akibat eskalasi tersebut, penerbangan ke wilayah Tigray ditangguhkan demi alasan keamanan.

Penerbangan Dibatalkan, Warga Berebut Uang Tunai

Maskapai nasional Ethiopian Airlines membatalkan seluruh penerbangan ke Tigray pada Kamis (29/1/2026) waktu setempat.

Warga di ibu kota Mekelle dilaporkan berbondong-bondong menarik uang tunai karena khawatir situasi akan semakin memburuk.

Sejumlah bank dilaporkan kehabisan uang tunai, sementara mesin ATM tidak lagi berfungsi.

Konflik Lama yang Belum Pulih

Wilayah Tigray masih belum pulih dari perang besar 2020–2022 yang menewaskan ratusan ribu orang dan memaksa jutaan warga mengungsi.

Meski perjanjian damai ditandatangani pada November 2022, ketegangan terus berlanjut akibat sengketa wilayah dan perlucutan senjata yang belum tuntas.

Krisis Kemanusiaan Makin Parah

Organisasi kemanusiaan melaporkan hingga 80 persen warga Tigray membutuhkan bantuan darurat.

Pemangkasan dana internasional, termasuk dari USAID, memperburuk kondisi layanan kesehatan, air bersih, dan pangan.

Dokter Tanpa Batas menyebut pemotongan bantuan membuat sistem kesehatan yang rapuh semakin tertekan.

Baca juga: Angola dan Ethiopia Jajaki Kerjasama Multisektor dengan Indonesia

Ancaman Konflik Regional

Ketegangan tak hanya melibatkan Ethiopia dan Tigray, tetapi juga berdampak pada hubungan Ethiopia–Eritrea.

Kedua negara dilaporkan meningkatkan kesiapan militer di perbatasan, memicu kekhawatiran pecahnya perang baru di Tanduk Afrika.

Halaman
12
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!

Berita Populer

Berita Terkini