News

Bisnis

Super Skor

Sport

Seleb

Lifestyle

Travel

Lifestyle

Tribunners

Video

Tribunners

Kilas Kementerian

Images

Iran Vs Amerika Memanas

Trump Pertimbangkan Serangan Militer Terbatas ke Iran, Siapa yang Beri Masukan?

Penulis: Tiara Shelavie
Editor: Garudea Prabawati
AA

Text Sizes

Medium

Large

Larger


TRIBUNNEWS.COM – Presiden Amerika Serikat Donald Trump mengatakan sedang mempertimbangkan serangan militer terbatas terhadap Iran, seiring peningkatan kehadiran militer AS di kawasan tersebut.

“Saya kira saya bisa mengatakan saya sedang mempertimbangkannya,” kata Trump ketika seorang reporter bertanya kepadanya pada Jumat (20/2/2026) apakah ia mempertimbangkan serangan militer terbatas terhadap Iran.

Sebelumnya pada Kamis, CBS News melaporkan bahwa Trump belum membuat keputusan akhir mengenai kemungkinan serangan tersebut.

Pekan ini, Trump mengatakan Iran hanya memiliki waktu 10 hingga 15 hari untuk mencapai kesepakatan mengenai program nuklirnya.

Ia memperingatkan akan ada konsekuensi serius jika kesepakatan itu tidak tercapai.

“Sekaranglah saatnya bagi Iran untuk bergabung dengan kita di jalan yang akan melengkapi apa yang sedang kita lakukan,” kata Trump pada Kamis dalam pertemuan perdana Dewan Perdamaian yang juga membahas keamanan di Gaza.

“Jika mereka bergabung dengan kita, itu akan bagus. Jika mereka tidak bergabung, itu juga akan bagus. Namun, jalannya akan sangat berbeda,” ujarnya.

“Mereka tidak dapat terus mengancam stabilitas seluruh kawasan dan harus membuat kesepakatan. Jika itu tidak terjadi, hal-hal buruk akan terjadi,” tambah Trump.

AMERIKA VS IRAN - Tangkap layar YouTube The White House memperlihatkan Presiden AS Donald Trump melakukan konferensi singkat di Air Force One sebelum kembali ke AS dari pertemuan WEF di Davos, Swiss, Kamis (22/1/2026). (Tangkap layar YouTube The White House)

Baca juga: Peta Peningkatan Kekuatan Militer AS di Timur Tengah, Iran Bentengi Situs Militernya

Siapa yang Memberi Masukan kepada Trump?

Di dalam pemerintahan Trump terdapat berbagai faksi yang memberikan masukan terkait opsi serangan terhadap Iran.

Mengutip CBS News, seorang sekutu Trump yang enggan disebutkan namanya menyebut pertimbangan internal bukan berupa perdebatan ideologis, melainkan rangkaian pembaruan informasi kepada presiden.

Trump merespons setiap pengarahan dan perkembangan situasi, sementara arah keputusannya masih belum pasti.

Sekutu tersebut menyebut menantu presiden, Jared Kushner, sebagai figur kunci dalam membantu menyusun kerangka kesepakatan diplomatik potensial.

Ia juga menyebut pejabat tinggi lain, termasuk Menteri Luar Negeri Marco Rubio, sebagai bagian dari lingkaran penasihat jika serangan militer terjadi dalam beberapa hari atau minggu mendatang.

Para pejabat keamanan nasional mengatakan militer dapat siap menyerang Iran paling cepat Sabtu (21/2/2026).

Namun, jangka waktu tindakan kemungkinan akan melampaui akhir pekan ini.

Halaman
123
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!

Berita Populer

Berita Terkini