News

Bisnis

Super Skor

Sport

Seleb

Lifestyle

Travel

Lifestyle

Tribunners

Video

Tribunners

Kilas Kementerian

Images

Iran Vs Amerika Memanas

Israel dan Hezbollah Saling Serang, Korban di Lebanon Melampaui 600 Orang

Editor: Eko Sutriyanto
AA

Text Sizes

Medium

Large

Larger

KONFLIK TIMUR TENGAH - Tangkap layar YouTube Al Jazeera English, memperlihatkan ledakan di Beirut, Lebanon pada 2 Maret 2026 dini hari. Otoritas Lebanon menyebut serangan Israel telah menewaskan lebih dari 600 orang dan memaksa sekitar 800.000 warga mengungsi

TRIBUNNEWS.COM, BEIRUT - Serangan Israel menghantam pinggiran selatan Beirut pada Rabu tengah malam.

Ledakan besar menerangi cakrawala kota dengan kilatan merah, sementara sejumlah bangunan di kawasan tersebut dilaporkan terbakar.

Serangan ini terjadi setelah kelompok Hezbollah di Lebanon meluncurkan rentetan roket ke wilayah utara Israel.

Israel meningkatkan ofensif terhadap Hezbollah—kelompok yang didukung Iran—setelah mereka mulai menembaki wilayah Israel pada 2 Maret.

Serangan Hezbollah disebut sebagai balasan atas pembunuhan pemimpin tertinggi Iran di awal konflik antara Amerika Serikat dan Israel melawan Iran.

Otoritas Lebanon menyebut serangan Israel telah menewaskan lebih dari 600 orang dan memaksa sekitar 800.000 warga mengungsi.

Baca juga: Ini Dalih Israel Serang Prajurit TNI yang Bertugas di Markas PBB Libanon

Hezbollah mengatakan pihaknya meluncurkan puluhan roket ke Israel utara sebagai bagian dari serangkaian operasi, yang mengindikasikan kemungkinan adanya serangan lanjutan.

Sumber keamanan Lebanon menyebut lebih dari 100 roket diluncurkan.

Seorang pejabat senior pertahanan Israel mengatakan Iran dan Hezbollah meluncurkan serangan rudal bersama, yang disebutnya sebagai aksi terkoordinasi pertama terhadap Israel sejak perang dimulai.

Puluhan ledakan terlihat di langit utara kota Nazareth ketika sistem pertahanan rudal Israel mencegat roket-roket dari Lebanon.

Beberapa roket juga terlihat jatuh menghantam tanah.

Layanan ambulans Israel melaporkan dua orang mengalami luka ringan akibat serangan tersebut.

Serangan balasan Israel ke pinggiran selatan Beirut dimulai hampir segera setelah serangan Hezbollah.

Setidaknya enam ledakan berturut-turut menggema di seluruh kota.

Militer Israel sebelumnya telah berulang kali memerintahkan warga di pinggiran selatan Beirut untuk meninggalkan wilayah tersebut selama sepekan terakhir.

Halaman
1234
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!

Berita Populer

Berita Terkini