News

Bisnis

Super Skor

Sport

Seleb

Lifestyle

Travel

Lifestyle

Tribunners

Video

Tribunners

Kilas Kementerian

Images

Iran Vs Amerika Memanas

Sesumbar Trump soal Iran yang Kini Mulai Terbantahkan

Editor: Hasanudin Aco
AA

Text Sizes

Medium

Large

Larger

SESUMBAR TRUMP - Presiden AS Donald Trump pernah sesumber telah menguasai wilayah udara Iran namun kini dua pesawat tempur AS jatuh ditembak Iran. /Foto.dok

TRIBUNNEWS.CON, AS - Perang Amerika Serikat (AS) dengan Iran, yang mulai tidak populer di kalangan rakyat Amerika, telah memasuki fase baru yang lebih bermasalah. 

Diperparah dengan jatuhnya pesawat temput AS yang ditembak jatuh di atas Iran.

Masih banyak hal yang belum kita ketahui, termasuk status kedua awak pesawat itu. 

Meskipun CNN telah melaporkan bahwa salah satu dari mereka telah diselamatkan dan sedang menerima perawatan medis namun kita belum mengetahui nasib yang lainnya.

Kemudian disusul dengan berita bahwa Iran menembak jatuh pesawat tempur AS kedua pada hari yang sama di Selat Hormuz.

"Pilot berhasil mengarahkan pesawat keluar dari wilayah Iran sebelum melontarkan diri dari pesawat dan kemudian diselamatkan," kata seorang pejabat AS kepada CNN.

Baca juga: Harga 2 Pesawat Tempur AS yang Ditembak Iran, Jet F-15E Strike Eagle dan A-10 Thunderbolt II

Kedua insiden ini tidak berarti Iran tiba-tiba berada pada posisi yang setara secara militer.

Dan sejauh ini korban jiwa di pihak Amerika sangat terbatas, termasuk tidak ada informasi soal korban jiwa yang diketahui dalam tiga minggu terakhir.

Namun dalam konflik di mana dominasi militer adalah keunggulan utama AS, episode ini menggarisbawahi bahaya perang asimetris, yang biayanya sudah tidak diterima oleh publik Amerika.

Sesumbar Trump

Peristiwa-peristiwa ini juga membongkar klaim dan sesumbar pemerintahan Trump tentang dominasi penuhnya atas wilayah udara Iran.

Klaim-klaim tersebut telah dibantah dalam kasus ini bahwa dua pesawat tempur AS ditembak sekaligus di Iran.

Sebelumnya, Presiden AS Donald Trump dan Menteri Pertahanan AS Pete Hegseth mengisyaratkan bahwa Amerika Serikat dan Israel memiliki kebebasan penuh untuk terbang di atas wilayah Iran.

Mereka menggambarkan Iran sebagai pihak yang tidak memiliki kemampuan untuk menangkal hal tersebut.

Pada pengarahan 4 Maret lalu — hampir sebulan yang lalu — Hegseth mengatakan bahwa dominasi semacam itu sudah di depan mata.

“Dimulai tadi malam dan akan selesai dalam beberapa hari kurang dari seminggu, dua angkatan udara terkuat di dunia akan memiliki kendali penuh atas wilayah udara Iran,” kata Hegseth.

Halaman
123
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!

Berita Populer

Berita Terkini