News

Bisnis

Super Skor

Sport

Seleb

Lifestyle

Travel

Lifestyle

Tribunners

Video

Tribunners

Kilas Kementerian

Images

Penembakan di Pusat Perbelanjaan AS, Satu Tewas dan 5 Terluka

Editor: Eko Sutriyanto
AA

Text Sizes

Medium

Large

Larger

ILUSTRASI PENEMBAKAN MASSAL - Ilustrasi penembakan massal yang dibuat menggunakan kecerdasan buatan pada Jumat 18 April 2025. - Penembakan terjadi di area food court yang ramai di Mall of Louisiana pada Kamis (23/4/2026), menewaskan satu orang dan melukai lima lainnya. Insiden ini bermula dari perkelahian dua kelompok yang kemudian memicu aksi saling tembak, sehingga pengunjung yang tidak terlibat ikut menjadi korban, kata pejabat setempat.

TRIBUNNEWS.COM, AMERIKA SERIKAT - Penembakan terjadi di area food court yang ramai di Mall of Louisiana pada Kamis (23/4/2026), menewaskan satu orang dan melukai lima lainnya.

Insiden ini bermula dari perkelahian dua kelompok yang kemudian memicu aksi saling tembak, sehingga pengunjung yang tidak terlibat ikut menjadi korban, kata pejabat setempat.

Dikutip dari USA Today, Kepala Polisi Baton Rouge, Thomas Morse, mengatakan satu korban meninggal dunia di rumah sakit.

Satu korban lainnya menjalani operasi, sementara empat orang mengalami luka ringan.

Sebelumnya, pihak berwenang sempat menyebut jumlah korban luka mencapai 10 orang. Namun, angka tersebut kemudian diperbarui.

Morse belum merinci identitas korban maupun keterlibatan mereka dalam perkelahian tersebut.

Lima tersangka telah diamankan dan saat ini masih diperiksa. Hingga kini, belum ada yang secara resmi ditetapkan sebagai tersangka atau didakwa.

Baca juga: Profil & Sepak Terjang Didimus, Bupati Yahukimo Pastikan Penembakan ASN Tak Terkait Kunjungan Gibran

“Senjata diduga dikeluarkan setelah terjadi adu mulut di depan beberapa konter makanan di food court. Ketika tembakan dilepaskan, korban yang tidak bersalah ikut terkena,” ujar Morse.

Ia menegaskan, insiden ini bukan tindakan acak, melainkan konflik yang melibatkan dua kelompok tertentu.

Gubernur Louisiana, Jeff Landry, menyatakan bahwa korban termasuk siswa dari Ascension Episcopal School di Lafayette.

“Tragedi seperti ini tidak dapat dibenarkan dan harus dihentikan,” tulisnya.

Seorang warga, Jolene Sizemore, mengatakan keponakannya yang merupakan siswa sekolah tersebut berada di lokasi saat kejadian. Ia menyebut salah satu teman keponakannya mengalami luka cukup serius.

Di tengah situasi yang kacau, Wali Kota Baton Rouge, Sid Edwards, menegaskan bahwa pelaku akan ditangkap.

“Kami akan menangkap pelaku. Kami tidak akan membiarkan kejadian seperti ini terjadi di Baton Rouge,” katanya.

Menanggapi dua tragedi beruntun di Louisiana dalam sepekan terakhir, termasuk pembunuhan delapan anak di Shreveport, Edwards mengatakan masyarakat wajar merasa khawatir.

Halaman
12
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!

Berita Populer

Berita Terkini