Hal ini merespons keputusan terbaru Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) yang resmi menetapkan status Darurat Kesehatan Masyarakat yang Menjadi Perhatian Internasional (PHEICI) atas lonjakan wabah Ebola di Kongo dan Uganda.
Menyikapi status darurat dari badan kesehatan dunia tersebut, Ueno mengimbau agar masyarakat Jepang tetap tenang, rasional, dan tidak mengekspresikan kepanikan yang berlebihan di ruang publik.
Pemerintah Jepang mengklaim telah memperketat pintu masuk bandara internasional dan pelabuhan sebagai bentuk kewaspadaan berlapis.
"Sistem surveilans kita berjalan dengan sangat baik. Untuk saat ini, berdasarkan analisis epidemiologi dari para pakar, kami menilai risiko terjadinya penularan lokal atau pecahnya wabah Ebola di dalam negeri Jepang masih berada pada level yang sangat rendah," pungkasnya optimis.
(Tribunnews.com/Bobby)
Baca tanpa iklan