Araghchi juga menekankan bahwa transisi kepemimpinan tidak mengurangi dukungan elite politik maupun masyarakat terhadap institusi kepemimpinan Iran.
Menurutnya, loyalitas yang sebelumnya diberikan kepada mendiang Ayatollah Ali Khamenei kini sepenuhnya dialihkan kepada Mojtaba Khamenei sebagai pemimpin baru revolusi Iran.
“Tingkat kepatuhan dan loyalitas yang sebelumnya diberikan kepada pemimpin yang gugur kini juga diberikan secara penuh kepada pemimpin baru revolusi,” ujarnya.
Pernyataan tersebut menjadi sinyal bahwa struktur kekuasaan di Iran tetap solid pasca pergantian kepemimpinan yang terjadi di tengah konflik berkepanjangan dengan Amerika Serikat dan Israel.
(Calibetr/Turkiye Today/Tribunnews)
Baca tanpa iklan