News

Bisnis

Super Skor

Sport

Seleb

Lifestyle

Travel

Lifestyle

Tribunners

Video

Tribunners

Kilas Kementerian

Images

Etika Melayat dan Menghadiri Pemakaman di Jepang, Ada Pula Pantangannya

Editor: Eko Sutriyanto
AA

Text Sizes

Medium

Large

Larger

UANG DUKA CITA - Kōden bukuro (amplop dukacita) berisi uang duka cita, yang biasa dipakai saat melayat keluarga yang meninggal. Yang tengah untuk isi 3000 yen atau lebih dan yang kanan pita silver tersebut untuk isi sumbangan duka 5000 yen atau lebih. Jadi jangan salah beli amplop duka cita di Jepang. (Richard Susilo)

Para tamu dianjurkan datang sekitar 10–15 menit sebelum acara dimulai. Saat tiba, amplop kōden biasanya diserahkan kepada petugas penerima tamu (uketsuke) yang berada di pintu masuk.

"Bagi WNI yang menghadiri pemakaman orang Jepang untuk pertama kalinya, mengenakan pakaian hitam yang rapi, membawa kōden sekitar 5.000–10.000 yen, serta mengucapkan “Kono tabi wa goshūshō-sama desu” sudah dianggap sebagai bentuk penghormatan yang sopan dan memadai kepada keluarga yang sedang berduka."

Memahami etika ini tidak hanya menunjukkan rasa hormat terhadap budaya Jepang, tetapi juga mempererat hubungan sosial dan profesional antara masyarakat Indonesia dan Jepang.

Diskusi  beasiswa dan loker di Jepang dilakukan Pencinta Jepang gratis bergabung. Kirimkan nama alamat dan nomor whatsapp ke email: tkyjepang@gmail.com

Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!

Berita Populer

Berita Terkini