Segera setelah terbentuk, alam semesta hanya terdiri dari partikel bermuatan. Setelah sekitar 380.000 tahun, alam semesta mulai mendingin dan kaya awan hidrogen.
EGS8p7 terbentuk saat alam semesta kaya akan awan hidrogen.
"Kami menduga, sebagian besar radiasi (dari EGS8p7) diserap oleh awan hidrogen. Nyatanya, kami masih mendeteksinya sekarang," kata Zitrin.
Sirio Belli, mahasiswa yang terlibat penelitian tersebut, mengatakan, anomali itu mungkin terjadi karena EGS8p7 begitu terang.
"Galaksi yang kami observasi, EGS8p7, yang sangat terang, mungkin memiliki banyak bintang panas yang tak biasa," katanya seperti dikutip Gizmodo, Minggu (6/9/2015).
Baca tanpa iklan