BPOM menegaskan, maltodekstrin tidak otomatis membuat susu formula tinggi gula, selama penggunaannya sesuai aturan.
Lebih jauh, lembaga internasional seperti Food and Drug Administration (FDA) di Amerika Serikat dan European Food Safety Authority (EFSA) juga menyatakan maltodekstrin aman digunakan dalam produk pangan bayi, termasuk susu formula.
Karena itu, ada beberapa tips yang bisa dilakukan orang tua saat memilih susu formula yang mengandung maltodekstrin.
Meski dinyatakan aman dan diawasi secara ketat, orang tua tetap dianjurkan membaca label komposisi pada kemasan susu formula, memahami fungsi masing-masing bahan, memilih susu formula sesuai kebutuhan dan kondisi bayi serta orang tua wajib berkonsultasi dengan dokter sebelum memberikan susu formula kepada bayi.
Dengan memahami fungsi dan regulasi maltodekstrin, orang tua dapat lebih bijak dalam memilih susu formula yang aman dan mendukung tumbuh kembang buah hati.
Terpisah, doktor dalam bidang ilmu gizi Fakultas Kedokteran dan Kesehatan Universitas Muhammadiyah Jakarta, Dr. Rosyanne Kushardina S.Gz Msi., menjelaskan maltodextrin adalah salah satu bahan makanan tambahan (BTP) yang aman, terbuat dari bahan alami, dan tidak hanya terdapat dalam susu formula.
BPOM telah mengatur soal bahan tambahan pangan melalui BPOM No. 11 Tahun 2019.
“Sesuai namanya, BTP memang ditambahkan secara sengaja ke produk makanan/minuman, untuk tujuan teknologi pada pembuatan maupun pengolahan pangan untuk menghasilkan komponen tertentu atau memengaruhi sifat pangan tersebut, baik secara langsung atau tidak langsung,” tutur Dr. Rosyanne dalam kegiatan beberapa waktu lalu.
Selain pada susu, maltodekstrin juga ada di produk yang asin atau gurih seperti kaldu ayam dan kaldu jamur.
Baca tanpa iklan