3. Sistem Imun Lebih Optimal
Vitamin C dan folat dalam jeruk nipis berperan penting dalam mendukung sistem kekebalan tubuh.
Vitamin C bekerja sebagai antioksidan yang membantu menangkal radikal bebas, sekaligus menjaga stabilitas kolagen yang penting bagi lapisan pelindung usus.
Sementara itu, folat berkontribusi dalam menjaga keseimbangan respons imun, termasuk mencegah reaksi imun berlebihan yang dapat memicu peradangan.
4. Mendukung Kesehatan Jantung
Manfaat lain dari jeruk nipis berkaitan dengan kesehatan jantung.
Kandungan vitamin C di dalamnya membantu meningkatkan produksi oksida nitrat, senyawa yang berperan dalam pelebaran pembuluh darah dan pengaturan tekanan darah.
Selain itu, flavonoid seperti hesperidin yang terdapat dalam buah sitrus diketahui memiliki efek kardioprotektif, termasuk membantu menjaga tekanan darah, kadar gula darah, dan lipid darah tetap seimbang.
5. Membantu Penyerapan Zat Besi
Jeruk nipis juga berperan penting dalam penyerapan zat besi. Vitamin C membantu tubuh menyerap zat besi dengan lebih efisien, yang sangat dibutuhkan untuk pembentukan sel darah merah, distribusi oksigen, dan menjaga energi tubuh.
“Vitamin C dalam jeruk nipis dapat membantu meningkatkan penyerapan zat besi di lambung,” lanjutnya.
Kandungan Gizi Jeruk Nipis
Satu buah jeruk nipis mentah berukuran sedang mengandung sekitar 20 kalori, serat hampir 2 gram, serta vitamin C yang mencukupi sekitar 22 persen kebutuhan harian.
Jeruk nipis juga mengandung kalium, folat, vitamin B6, dan tiamin yang mendukung kesehatan jantung dan sistem imun.
Risiko yang Perlu Diwaspadai
Meski tergolong aman, konsumsi jeruk nipis tetap memiliki potensi risiko bagi sebagian orang.
Baca tanpa iklan